Guiyang (ANTARA) - Total kapasitas komputasi cerdas China telah mencapai 780.000 PFlops, yang menduduki peringkat kedua di dunia, kata Liu Liehong, kepala Administrasi Data Nasional China, pada Kamis (28/8).

Liu mengungkapkan data ini saat upacara pembukaan Pameran Industri Maha Data Internasional China (China International Big Data Industry Expo) 2025, yang sedang berlangsung di Guiyang, ibu kota Provinsi Guizhou, China barat daya.

Negara ini terus mempercepat pembangunan infrastruktur data dan hingga akhir Juli tahun ini telah membangun 25 simpul bisnis perkotaan di seluruh negeri, katanya.

Kemajuan ini berawal dari inisiatif "Data Timur, Komputasi Barat" (East Data, West Computing) China, yang telah menjadi proyek strategis dalam rancangan produktivitas utama negara tersebut, ujar Liu.

Delapan pusat komputasi nasional China saat ini memusatkan lebih dari 60 persen kapasitas komputasi baru, dengan kapasitas komputasi cerdas mencapai 620.000 PFlops, tambahnya.

Sebagai pelopor inisiatif ini, Guizhou berupaya keras membangun pusat komputasi nasional terkemuka dalam beberapa tahun terakhir.

Provinsi ini, khususnya, berhasil membangun kanal komputasi jaringan seluruh optik 400G pertama di dunia, sebagaimana diumumkan dalam upacara di Guiyang.

Pameran tiga hari ini, yang berlangsung hingga 30 Agustus, menampilkan beragam pertukaran dan kegiatan, dengan lebih dari 16.000 tamu dan 375 perusahaan yang berpartisipasi.