Jakarta (ANTARA) - Perusahaan pengembang properti, Dwicitra Land, memberi sentuhan arsitektur ala Jepang pada klaster hunian terbaru yang diberi nama "East Ginza" di Bekasi, Jawa Barat.


“Hal itu tecermin dalam setiap detail desain rumahnya, mulai dari fasad yang menggunakan material bitumen berkualitas tinggi hingga penataan lingkungan dengan mengedepankan harmonisasi dan estetika bangunan," kata Manager Marketing Dwicitra Land Albert Permana dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis.


Model arsitektur Jepang yang modern itu diperkenalkan pada calon pembeli dalam Customer Gathering, Minggu (24/8).



Albert menjelaskan bahwa bentuk klaster hunian itu terinspirasi dari kesuksesan pengembangan salah satu distrik hunian di Kota Tokyo, Jepang. Distrik itu dikenal sebagai pusat modernitas dan gaya hidup masyarakat urban Negeri Sakura.






Pengembang turut menunjang kehadiran fasilitas club house, kolam renang, dan taman tematik dalam area klaster.


Berdiri di atas lahan seluas 3,6 hektare, "East Ginza" dihadirkan dengan dua tipe bangunan yakni "Harumi" dan "Nobu" dengan total rumah sebanyak 280 unit.



"Harumi" adalah rumah satu lantai seluas 35/78 m², sementara "Nobu" merupakan tipe dua lantai serta dua pilihan luas bangunan, 60/78 m² dan 60/84 m². Pengembangnya menetapkan target serah terima kedua tipe rumah empat bulan untuk "Harumi" dan enam bulan untuk "Nobu", dalam rangka memberi kepastian pada pembelinya.


Albert mengklaim bahwa klaster tersebut mendapat antusiasme tinggi dari target pasarnya.






“Sejak pre-launching pada Mei 2025, respons pasar terhadap East Ginza sangat menggembirakan. Pada soft launching kali ini, hampir 200 konsumen mengunjungi show unit dan taman tematik yang baru selesai,” ujar Albert.



Sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen, pengembang memberikan penawaran skema kepemilikan cukup menarik selama periode soft launching, mulai dari insentif PPN DTP 11 persen hingga bebas biaya BPHTB dan AJB.


Skema kepemilikan juga dipermudah karena bekerja sama dengan platform Proptech Miliki Rumah yang menawarkan program “Pra KPR Inovatif”. Melalui program ini konsumen dapat mengangsur uang muka (DP) selama 12 bulan.


Pra KPR Inovatif, katanya, ditawarkan khusus bagi kemudahan calon pembeli yang mengalami kendala akses kredit perbankan.


“Kerja sama ini adalah bukti komitmen kami menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang sulit menjangkau pembiayaan perumahan. Dengan program ini, kepemilikan rumah bukan lagi sekadar impian,” ucapnya.