TRIBUNJATIM.COM - Usia 80 tahun, Mbah Marsuna mencoba tegar ketika mendatangi kantor Damkar Pamekasan.

Tim Damkar Pamekasan melepas cincin dari jari Marsuna (80), warga Desa Patapan, Kecamatan Torjun, Sampang.

Proses tersebut berlangsung pada pukul 22.43, Rabu (27/8/2025).

Jari Marsuna yang sudah bengkak, bahkan luka mengharuskan regu 04 Damkar Pamekasan lebih berhati-hati.

Bahkan, saat evakuasi, Marsuna didampingi tim medis.

Penanggung Jawab Pengendali Lapangan (Padal) Regu 04 Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Mohammad Arifin mengatakan bahwa timnya menangani warga Sampang karena alat di Damkar setempat rusak.

"Ibu Marsuna dibawa keluarganya ke markas kami dan didampingi tim medis," katanya.

Ia mengatakan, pembengkakan yang cukup besar dan disertai luka mengharuskan tim berpikir lebih teliti dari biasanya.

Tim mencari cara agar bisa melepas cincin tanpa mempengaruhi luka akibat bengkak.

"Kami berusaha memakai alat khusus dan berpikir agar tidak menambah luka pada yang bersangkutan," katanya.

Evakuasi cincin yang posisinya sudah masuk ke dalam dan tersangkut di jari bengkak dilakukan tanpa pembiusan.

Tim Damkar mencari cara agar proses tersebut tidak terasa sakit bagi pemakai cincin.

"Kami punya alat yang bisa melepas cincin tanpa mengenai jari. Tapi saat bengkak yang sudah sangat besar, perlu penanganan lebih hati-hati dan teliti," katanya.

Anggota Damkar dengan sabar berusaha memotong cincin tanpa harus menyakiti.

Akhirnya, sejam kemudian, cincin berhasil dipotong. 

Di lokasi itu, Marsuna langsung diberi pertolongan medis untuk luka dan pembengkakan di telunjuknya.

Permintaan warga terhadap Damkar memang kerap aneh-aneh.

Termasuk satu ini.

Asep, seorang suami minta petugas pemadam kebakaran (damkar) menolong istrinya yang mengalami kesurupan selama dua hari.

Sang istri berbicara ngelantur, tidak jelas apa yang dia sampaikan.

Sang suami akhirnya melaporkan kondisi tersebut kepada petugas damkar agar istrinya bisa ditolong dan membaik.

Kejadian ini viral setelah videonya beredar luas di media sosial.

Peristiwa ini terjadi di Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten.

Petugas Damkar dalam video viral tersebut diketahui bernama Derry Pratama, anggota Damkar Cisoka.

Dikutip dari Tribun Tangerang via Tribun Jakarta pada Selasa (5/8/2025), peristiwa warga kerasukan ditangani Damkar itu terjadi pada 30 Juli 2025 kemarin.

Dalam rekaman video viral itu menunjukan ada seorang wanita berkaos putih yang diduga kesurupan sambil terduduk di kasur.

Wanita itu terus berbicara ngelantur, tidak jelas apa yang sedang dia sampaikan.

Derry yang mengenakan seragam biru Damkar menyentuh punggung wanita itu dari belakang.

Dia mencoba berkomunikasi dengan wanita yang diduga kesurupan tersebut.

Kemudian Derry mengusap punggung wanita yang diduga kesurupan tersebut dengan jarinya sebanyak dua kali.

Seketika wanita itu langsung terkulai lemas dan berbaring di kasur.

DAMKAR TANGANI KESURUPAN - Seorang petugas Damkar di Kabupaten Tangerang viral karena dimintai tolong oleh warga untuk menangani orang yang diduga kesurupan. Kejadian ini viral setelah videonya beredar luas di media sosial.
DAMKAR TANGANI KESURUPAN - Seorang petugas Damkar di Kabupaten Tangerang viral karena dimintai tolong oleh warga untuk menangani orang yang diduga kesurupan. Kejadian ini viral setelah videonya beredar luas di media sosial. (Tangkapan layar di Instagram dan TikTok)

Awal Mula Warga Minta Tolong

Setelah video itu viral, Derry mengungkap bagaimana hal itu terjadi.

Derry menceritakan, awalnya dia mendapat permintaan tolong dari warga yang bernama Asep kerena istrinya diduga dirasuki makhluk ghaib.

Asep khawatir karena istrinya itu sudah mengalami hal aneh tersebut selama sekitar dua hari.

"Saya menerima laporan saat akan selesai piket. Pelapor meminta bantuan karena istrinya sudah mengalami kerasukan selama dua hari," cerita Derry dikutip dari Tribun Tangerang.

Setelah sampai di lokasi, Derry langsung menghadapi wanita yang tengah ngelantur itu.

Pada proses penanganannya, kata dia, sebenarnya menghabiskan waktu sampai sekitar 20 menit.

"Alhamdulillah, setelah itu berhasil dinetralisir," kata Derry.

Dia mengatakan bahwa setelah wanita itu terkulai lemas, wanita itu kemudian dibawa ke rumah sakit.

Sebab wanita itu sudah lemas karena mengalami hal aneh itu selama dua hari.

"Karena kondisinya lemah, keluarga membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan," ujar dia. 

Pengalaman Pertama Derry

Derry mengatakan, laporan warga yang diduga kerasukan ini sangat jarang terjadi selama bertugas sebagai petugas Damkar.

"Penanganan warga kesurupan ini adalah yang pertama kali," kata Derry.

Untuk melakukan hal tersebut, Derry mengungkap rahasianya.

Dia mengaku hanya mengandalkan keyakinan sebagai modal.

"Dengan keyakinan serta keikhlasan akhirnya berhasil," katanya.

Dia juga mengaku, saat itu dirinya pun tidak melakukan persiapan khusus.

"Tidak ada persiapan khusus. Kami sebagai petugas Damkar harus siap membantu masyarakat apapun laporannya, " ungkapnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.