Kamis (28/8/2025) pagi, tiga sepeda motor terlibat kecelakaan di Jalan Karanganyar–Matesih.
Tepatnya di Dusun Gerdu, Kelurahan Tegalgede, Karanganyar, Jawa Tengah.
Lokasi kecelakaan ini berjarak sekitar 12 kilometer atau sekitar 20–30 menit perjalanan dengan kendaraan bermotor dari pusat Kota Solo.
Seorang pembonceng motor Honda Grand bernama Tuminem (58) tewas di lokasi.
Sementara tiga pengendara lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Faham R, menjelaskan insiden berlangsung sekitar pukul 07.15 WIB.
“Kecelakaan itu melibatkan tiga motor yaitu Honda Beat dengan nopol AD 4070 AOF, Honda Beat dengan nopol AD 6438 BSF, dan Honda Grand dengan nopol AD 5738 TF,” ujar Faham.
Menurut keterangan polisi, kecelakaan bermula saat Honda Beat dan Honda Grand melaju dari arah Matesih menuju Karanganyar, dengan posisi Honda Grand di depan.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang satu motor Honda Beat lain.
Sesampainya di lokasi, Honda Grand hendak berbelok ke kanan dengan lampu sein sudah menyala.
Dari belakang, Honda Beat AD 4070 AOF menabrak motor tersebut.
Benturan membuat Honda Beat dari selatan oleng hingga masuk ke jalur berlawanan, lalu tertabrak Honda Beat yang datang dari arah utara.
“Motor Honda Beat yang dari selatan tadi terjatuh ke lajur lawan arah dan tertabrak Honda Beat yang berjalan dari arah utara maka terjadilah laka lantas,” kata Faham.
Akibat kecelakaan ini, Tuminem meninggal dunia dengan luka parah di kepala.
Suaminya, Sukarno (58), selaku pengendara Honda Grand, hanya mengalami luka lecet.
Dua pengendara Honda Beat juga terluka, yakni Sunarmo (59) dengan luka di dada serta kepala, dan Ahmad Saifudin (54) yang mengalami luka di kaki kanan.
“Dua pengendara Honda Beat mengalami luka-luka dan penumpang motor Honda Grand yang meninggal dunia, semua dibawa ke RSUD Kartini Karanganyar,” jelas Faham.
Sementara itu, petugas ambulans RPP Karanganyar, Setiawan, menyebut korban Tuminem dan Sukarno adalah pasangan suami istri yang saat kejadian sedang mengenakan pakaian senam.
“Merupakan pasangan suami istri dan mau senam,” kata Setiawan. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.