TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini adalah identitas korban kecelakaan di Jalan Boulevard Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

Boulevard Tondano adalah adalah ruas jalan utama ikonik di jantung Kota Tondano, Minahasa.

Kembali ke kasus kecelakaan, ada tiga orang jadi korban dalam insiden laka maut Kamis 11 Desember 2025, sekitar pukul 01.00 Wita itu.

Mereka adalah:

  • M.Y.M. warga Rinegetan, Tondano Barat.
  • D.G.A.M. warga Leleko, Remboken.
  • J.L. warga Tataaran Dua, Tondano Selatan.
KECELAKAAN - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Boulevard Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis 11 Desember 2025, sekitar pukul 01.00 Wita.  Kecelakaan yang melibatkan tiga sepeda motor ini menewaskan satu pemuda dan membuat dua orang lainnya luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit. (Dokumen Pribadi/Dokumen Pribadi/Dok Humas Polres Minahasa)

Karena insdien ini, M.Y.M. meninggal dunia di lokasi, sedangkan D.G.A.M. dan J.L. mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit.

Lokasi kejadian kecelakaan ini tepatnya di perempatan antara Jalan Boulevard wilayah Kelurahan Koya dan Roong Tondano.

Kecelakaan tersebut melibatkan tiga sepeda motor.

Diduga kuat insiden ini akibat aksi sekelompok anak muda yang hendak balap liar.

Kasat Lantas Polres Minahasa, AKP Sumaaty Pontoan melalui Kasi Humas Iptu Michael Siwu saat dikonfirmasi via telepon Whatsapp membenarkan kejadian ini.

"Benar terjadi insiden kecelakaan," ujar Iptu Michael.

KECELAKAAN - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Boulevard Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis 11 Desember 2025, sekitar pukul 01.00 Wita. 
KECELAKAAN - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Boulevard Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis 11 Desember 2025, sekitar pukul 01.00 Wita.  (Dokumen Pribadi/Dok Humas Polres Minahasa)

Kronologi kejadian

Michael menjelaskan insiden melibatkan sepeda motor Suzuki FU hitam tanpa TNKB yang dikendarai M.Y.M.

Kemudian Honda Vario biru DB 5414 TD dikendarai D.G.A.M.

Dan Honda Vario merah hitam tanpa TNKB dikendarai J.L.

"Ketiganya datang bersama kelompok sekitar 20 orang yang berkumpul di area Boulevard," tutur Michael.

Michael menjelaskan dalam dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, sebelum kecelakaan terjadi, kelompok pemuda tersebut sempat membicarakan rencana melakukan balap liar. 

Setelah sepakat, M.Y.M. dan beberapa rekannya mengambil posisi start di simpang empat Boulevard, sementara D.G.A.M. dan J.L. berada sekitar 150 meter dari lokasi tersebut.

Tak lama setelah mesin motor meraung, mereka melesat dengan kecepatan tinggi menuju arah Patong Korengkeng.

Sekitar 100 meter dari titik start, motor yang dikendarai M.Y.M. bertabrakan keras dengan motor milik D.G.A.M. yang saat itu berada di jalur kanan menuju simpang empat. 

Benturan tersebut membuat motor J.L. yang melaju pelan di lajur kiri ikut tertabrak. 

"Dampak kecelakaan itu sangat parah, M.Y.M. meninggal dunia di lokasi, sedangkan D.G.A.M. dan J.L. mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit," jelasnya.

Michael menambahkan peristiwa ini menjadi pengingat tegas bahwa sensasi balap liar tidak sebanding dengan taruhan nyawa di jalan raya. 

"Keselamatan berlalu lintas harus menjadi prioritas utama setiap pengendara," pungkasnya. (Fer)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.