TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Air terjun Coban Kepel, yang berlokasi di Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, kini sedang populer. 

Belakangan, banyak wisatawan yang berkunjung ke sana. 

Faktornya, air terjun itu punya panorama alam yang indah, sebab berada di lereng Gunung Wilis. 

Di tambah lagi, para pengunjung ikut mengenalkannya lewat konten video yang diunggah di media sosial masing-masing. 

Kepala Desa Kepel, Sundari, mengatakan sebelumnya, hanya warga Desa Kepel dan Kecamatan Ngetos pada umumnya yang mengetahui Coban Kepel. 

Keberadaan air terjun itu punya manfaat bagi warga desa. 

Yakni, menjadi sumber mata air untuk pertanian dan kebutuhan sehari-hari. 

Namun, sebulan terakhir air terjun ini justru digandrungi wisatawan. 

"Air terjun ini bukan suatu penemuan baru karena sudah ada sejak dulu. Sebulan lalu, air terjun ini diviralkan hingga mengundang minat wisatawan untuk berkunjung," katanya, Senin (5/1/2026). 

Baca juga: Gol Dramatis Firly Selamatkan Persik Kediri dari Kekalahan Lawan Persib Bandung

Ia menyebut, di hari kerja, wisatawan yang bertandang ke Coban Kepel mencapai 200 orang. 

Beranjak akhir pekan, jumlahnya bertambah menjadi 400 orang. 

Hal tersebut menunjukkan antusiasme wisatawan begitu besar menilik air terjun yang memiliki ketinggian sekira 20 meter ini. 

"Tingkat kunjungan di Coban Kepel mencapai ratusan orang. Coban Kepel berubah jadi daya tarik destinasi wisata Desa Kepel," sebutnya. 

Jarak tempuh menuju ke Coban Kepel dari pusat Nganjuk membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. 

Jalan masuk ke air terjun cukup menantang. Memiliki panjang sekitar 2 kilometer, kontur jalan tanah berbatu, sempit, kanan-kiri tebing atau jurang. 

Jalur itu bisa dilewati jalan kaki atau menggunakan motor. Di lokasi juga tersedia jasa ojek dengan tarif Rp 10 ribu. 

Kendati begitu, kondisi tersebut tak menyurutkan minat wisatawan. Perjalanan mereka terbayar dengan sejuknya udara, hijau rimbun pepohonan, dan eloknya Coban Kepel. 

"Harapan saya, mohon diperhatikan untuk akses jalannya. Perlu diperlebar dan diperluas karena daerah sini rawan longsor dan bawahnya jurang. Kami ingin akses menuju tempat wisata ini lebih aman dan nyaman bagi pengunjung," ujar Sundari. 

Seorang wisatawan, Etna Laila (25) warga Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, mengungkapkan ia tertarik datang ke Coban Kepel usai melihat konten video media sosial. 

Video tersebut menunjukkan keindahan Coban Kepel. 

"Setelah saya tiba di sini, memang Coban Kepel ini indah. Alamnya masih asri, udaranya sejuk," ungkapnya.

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.