Jakarta -

Indomie menambah varian produknya yang mencuri perhatian. Penggemar sajian mie ala Warmindo di daerah kini bisa puaskan selera dengan 2 varian rasa baru!


Inovasi Indomie Hype Abis Mi Nyemek tak lahir dalam waktu singkat. Di balik peluncuran varian yang terinspirasi dari kreasi warung makan Indomie (Warmindo), ada proses kolaborasi panjang antara Indomie dan dua legenda mi nyemek, yakni Bang Agem dari Warmindo Agem Senyum Ketawa Medan dan Ibu Siti Artani dari Warmindo Mie Nyemekee Bu Siti Yogyakarta.


Untuk diketahui, Warmindo Agem Senyum Ketawa Medan sudah berdiri sejak 2000 hingga bisa menjadi ikon mie Bangladesh di ibu kota Sumatera Utara itu. Sedangkan Warmindo Mie Nyemekee Bu Siti juga hadir sekitar tahun 2000, terkenal dengan menu mie nyemek khas Jawa dengan kuah kental dan gurih.




Dalam rangkaian acara 'Indomie Nyemek on The Block' di Mall Gandaria City, Jakarta, (13/2/2025), pihak Indomie mengatakan pengembangan produk ini dilakukan melalui proses kolaborasi dan kreasi yang intens. Tim Indomie bahkan bolak-balik ke Medan dan Yogyakarta demi memastikan rasa yang dihadirkan tetap otentik.


"Waktu kita mengembangkan produk ini, tim kami itu bolak-balik. Kita ke Medan, bolak-balik kita ke Jogja. Jadi memang ini adalah sebuah kolaborasi. Kita co-create dari menu yang paling laris, kita kembangkan bersama," ujar Cherie, Senior Brand Manager Indomie dalam sesi tanya jawab.



Proses tersebut tidak sekadar menyalin resep, tetapi melalui berbagai penyesuaian teknik dan metode agar cita rasa khas Warmindo tetap terasa dalam format instan. Indomie memastikan setiap tahap pengembangan dilakukan dengan komunikasi yang erat bersama Bang Agem dan Ibu Siti.



Indomie Gandeng Dua Legenda Warmindo untuk Varian Mi NyemekIndomie memperkenalkan dua varian Indomie nyemek dari warmindo di Medan dan Jogja. Foto: Dita Aliccia Armadani

Dalam prosesnya, aspek persetujuan dari kedua pemilik resep juga menjadi hal penting. Mengingat mi nyemek yang diangkat merupakan menu yang sudah dikenal luas dan memiliki akar keluarga, Indomie memastikan rasa akhirnya mendapat persetujuan dari para kreatornya agar autentisitas tetap terjaga.


Selain menjaga keaslian rasa, kolaborasi ini juga dilatarbelakangi oleh pendalaman terhadap konsumen muda, khususnya Gen Z. Indomie melihat bahwa generasi ini memiliki ketertarikan kuat pada hal-hal baru dan tren kuliner yang unik.


"Gen Z itu pengen hal yang baru. Jadi bagaimana caranya kita bisa memberikan semua keinginan akan tren kuliner tersebut dari lini produk Indomie yang lengkap. Hype Abis ini salah satunya, termasuk yang mi nyemek," tambahnya.


Tak hanya berhenti pada kolaborasi produk, Indomie juga menegaskan komitmennya dalam mendukung mitra Warmindo. Dukungan tersebut mencakup pendampingan dan pelatihan bagi mitra, serta bantuan komunikasi melalui kekuatan kanal digital Indomie.



Indomie Gandeng Dua Legenda Warmindo untuk Varian Mi NyemekBang Agem dari Warmindo Agem Senyum Ketawa Medan sedang meracik mie nyemek. Foto: Dita Aliccia Armadani

Di akhir sesi, Bang Agem turut menyampaikan pesan untuk para pelaku kuliner di Tanah Air. "Untuk seluruh kuliner di Indonesia, semoga sukses selalu. Pokoknya jangan ada dusta di antara kita," seloroh Bang Agem.


Senada dengan itu, pelaku usaha lainnya, Bu Siti, juga menyampaikan harapannya bagi para pegiat kuliner agar tetap optimistis di tengah persaingan yang semakin ketat. Menurutnya, kunci utama dalam menjalankan usaha bukan hanya soal strategi, tetapi juga ketekunan dan keikhlasan dalam berproses.


"Pesannya cuma semangat dan berdoa," pesan Bu Siti.


Melalui kolaborasi ini, Indomie tidak hanya menghadirkan inovasi rasa, tetapi juga memperkuat ekosistem kuliner lokal dengan melibatkan pelaku UMKM secara langsung dalam proses kreatif. Mi nyemek yang sebelumnya hanya bisa dinikmati di Warmindo tertentu kini hadir dalam format instan, tanpa meninggalkan sentuhan khas aslinya.



Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.