TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perjalanan Himawan Darma alias HIMM dimulai dari panggung kecil yang jauh dari sorotan. 

Perjalanan panjangnya dari pengamen kafe hingga menjadi penyanyi dengan album penuh menjadi cerita utama di balik karya HIMM yang kini mulai dikenal publik.

Dirilis bersama label independen Goss Records, album 'Selamanya' menjadi penanda keseriusan HIMM untuk melangkah lebih jauh di industri musik Indonesia. 

Bukan sekadar kumpulan lagu cinta, album ini menyajikan kisah emosional yang menggambarkan berbagai fase hubungan dari komitmen, harapan, hingga kehilangan yang dirangkum dalam sembilan lagu.

Sebelum memiliki karya sendiri, ia bersama timnya harus melewati masa-masa tampil di panggung kecil dan bernyanyi dari kafe ke kafe. 

Pengalaman tersebut justru menjadi fondasi kuat yang membentuk karakter musiknya hari ini.

Baca juga: Tak Ada Kisah Manis di Hari Valentine Debby Lufiasita

“Kami berangkat dari perjalanan panjang kerja kami. Kebetulan hadir di sini ada anak-anak yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kami ini," ujar Nina Silvana, eksekutif produser Goss Records di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Sabtu (14/2/2026).

"Kami berangkat dari panggung-panggung kecil, ngamen kafe ke kafe,” sambungnya.

Menurut Nina, pengalaman tampil langsung di hadapan penonton membuat HIMM belajar memahami selera pendengar dan merespons emosi audiens secara jujur. 

“Dari situ kita punya ruang yang jujur untuk mendengar dan tahu apa maunya calon-calon pendengar kita,” katanya.

Album Selamanya

Album Selamanya sendiri menampilkan sisi personal HIMM sebagai penulis lagu. Seluruh trek ditulis olehnya, menghadirkan narasi yang terasa dekat dengan pengalaman banyak orang. 

HIMM juga menyinggung dinamika hubungan yang tidak sehat, tema yang memang sering jadi bahasan di era sekarang ini.

“Pokoknya ini hubungan yang menyakitin kita, ini hubungan toxic yang isinya itu cuma nyakitin kita," tutur HIMM.

"Sampai kita itu kehilangan diri sendiri, tapi kita tetap ada di hubungan itu,” ujarnya.

Secara musikal, HIMM bekerja sama dengan Irwan Kusumajaya sebagai arranger dan pemain keyboard, serta Roy Ferrynta pada gitar dan bass. 

Baca juga: Sulis Rilis Dua Lagu Sekaligus, Suarakan Doa Keluarga dan Kepedulian untuk Palestina

Kombinasi tersebut menghasilkan aransemen pop yang bersih, sentimental, namun tetap mudah dinikmati. 

Proses produksi yang digarap Delon Sagita turut memperkuat kualitas audio album ini agar nyaman di telinga pendengar.

“Gimana untuk menetralisir semua dalam pencerahan, 5 tahun lagi atau ke depannya lah, untuk di solo project gua,” ungkapnya.

Kini, album Selamanya sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital. 

Bagi HIMM, pencapaian ini bukan sekadar debut sebagai penyanyi profesional, melainkan bukti bahwa perjalanan dari panggung kecil hingga memiliki album sendiri dapat menjadi langkah awal menuju mimpi yang lebih besar. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.