TRIBUNWOW.COM - Ada 8 sunnah mandi besar atau junub bagi pasangan suami istri setelah berhubungan badan di bulan Ramadhan, simak penjelasan lengkap dengan rukun dan doa yang harus dipanjatkan.

Seperti diketahui, mandi wajib hukumnya harus dilakukan oleh umat muslim guna menyucikan diri dari adanya hadast besar.

Penyebabnya di antara lain yakni berhubungan suami istri (bersetubuh), keluarnya mani bagi laki-laki, mati yang bukan mati syahid dan selesai nifas (darah yang keluar setelah melahirkan), wiladah (melahirkan) dan haid.

Orang-orang di atas wajib melakukan mandi besar, wajib atau junub dengan memperhatikan sunnah dan rukun serta doa yang dilakukan ketika melaksankannya.

Berikut TribunWow.com sajikan ulasan selengkapnya:

Baca juga: Baru Lakukan Mandi Wajib atau Mandi Junub setelah Imsak, Apakah Tetap Boleh Berpuasa Ramadhan?

Sunnah Mandi Besar/Wajib/Junub

Sebagaimana diungkapkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah, berikut ini sunnah mandi wajib.

  1. Membasuh tangan hingga tiga kali.
  2. Membersihkan segala kotoran atau najis yang masih menempel di badan.
  3. Berwudhu dengan sempurna.
  4. Mengguyur kepala sampai tiga kali, bersamaan dengan itu melakukan niat menghilangkan hadats besar.
  5. Mengguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan badan sebelah kiri juga tiga kali.
  6. Menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali.
  7. Menyela-nyela rambut dan jenggot (bila punya).
  8. Mengalirkan air ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Sebaiknya hindarkan tangan dari menyentuh kemaluan, kalaupun tersentuh, sebaiknya berwudhu lagi.

Baca juga: Apakah Boleh Doa Niat Mandi Wajib Dibaca di Dalam Kamar Mandi? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Rukun Mandi Besar/Wajib/Junub

1. Niat

Di antara lafal niat dalam mandi junub adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul-ghusla lirafil hadatsil-akbari minal-jinabati fardlan lillahi ta‘ala

Artinya: "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."

Dalam madzhab Syafi'i, disebutkan bahwa niat harus dilakukan bersamaan dengan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh.

2. Mengguyur seluruh badan

Saat mandi wajib, seluruh badan bagian luar harus terguyur air, termasuk rambut dan bulu-bulunya.

Untuk bagian tubuh yang berambut atau berbulu, air harus bisa mengalir sampai ke bagian kulit dan pangkal rambut/bulu sehingga tubuh tidak tertempel najis.

Baca juga: Keluar Cairan saat Bangun Tidur Apakah Harus Mandi Wajib bagi Wanita? Simak Penjelasannya

Doa sesudah Besar/Wajib/Junub

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina.

Artinya:

“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri." 

(TribunWow.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.