TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi pencurian kucing kesayangan terjadi di kawasan Simpang Limun, tepatnya di Gang Pinang, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan Kota. Seekor kucing jenis Persia milik Habib, warga setempat, dicuri seorang pria terduga pelaku pencurian yang terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) pada Sabtu (28/2) lalu.

Peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 08.30 hingga 09.00 WIB, saat Habib dan keluarganya sedang beraktivitas seperti biasa.  Pelaku tersebut memanfaatkan momen ketika kucing tersebut tengah asyik bermain sendiri di gang kecil sebelah rumah korban.

"Kejadiannya pagi hari, saat kami sedang bekerja seperti biasa. Pelaku ini kemungkinan baru pulang dari luar, mungkin habis makan atau membeli sesuatu di kedai. Saat melintas, dia menjumpai kucing saya yang sedang bermain sendiri di gang kecil sebelah rumah," ujar Habib saat dikonfirmasi Tribun Medan, Selasa (3/3).

Menurut Habib, kucingnya yang berjenis Persia tersebut dikenal sangat jinak dan mudah percaya kepada manusia.  Tanpa perlu diberi makanan atau dipancing, hewan berbulu lebat itu langsung mendekat ketika dipanggil atau dielus.

"Dia tipe kucing yang mudah percaya kepada orang. Cukup dielus atau dipanggil saja, dia langsung mendekat. Jadi saat berada di gang kecil sebelah rumah itu, pelaku cukup mendekati dan mengambilnya tanpa perlu memancing dengan makanan," ungkapnya.

Baca juga: Fokus Benahi Lini Pertahanan, PSMS Medan Berlatih Usai Dua Kekalahan Beruntun

Pelaku digambarkan sebagai pria yang mengenakan topi dan membawa tas saat kejadian.

Ia diduga pria tersebut merupakan warga sekitar karena rumahnya tidak jauh dari lokasi, hanya berada agak ke belakang dari lingkungan rumah korban. Habib mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah menjadi korban. Namun dari informasi yang dihimpun dari warga, dugaan kasus serupa diduga pernah terjadi di lingkungan tersebut.

"Secara pasti saya tidak bisa memastikan, karena saya baru mengetahui kejadian ini setelah saya sendiri menjadi korban. Namun dari cerita beberapa warga sekitar, memang ada dugaan kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya di lingkungan kami," tambahnya.

Kucing Persia tersebut merupakan hewan peliharaan yang dirawat sejak kecil dan dikenal oleh warga sekitar. Keberadaannya yang kerap bermain di gang sempit sudah menjadi pemandangan biasa di lingkungan tersebut.

Atas kejadian ini, Habib berharap pihak berwajib dapat menindaklanjuti laporannya secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Ia ingin agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan merugikan warga lainnya. "Harapan saya, semoga pihak berwajib bisa menindaklanjuti kejadian ini secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Tujuannya supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan tidak merugikan warga lain," pungkasnya. (cr9/Tribun-Medan.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.