TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Maraknya aksi kejahatan di Kota Medan kembali membuat masyarakat resah, di mana seorang ibu rumah tangga menjadi korban penjambretan hingga tersungkur ke tengah jalan.

Peristiwa penjambretan ini terjadi di kawasan Jalan Pelita I, Gang Tangga Batu, Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, pada Minggu (1/3) sekitar pukul 13.15 WIB seorang perempuan bersama anak saudaranya ini baru saja pulang berbelanja.

Menurut Ahmad Fahran Ritonga selaku Kepling Lingkungan IV, Kelurahan Sidorame Barat 2 , Kecamatan Medan Perjuangan membenarkan adanya warganya menjadi korban perampokan atau penjambretan yang dilakukan oleh dua orang pria diduga pelaku jambret.

Saat itu, korban sedang memarkirkan kendaraannya di sebuah minimarket yang tak jauh dari kediamannya, sementara itu, para pelaku ini sudah menyatroni keduanya yang hendak masuk ke dalam rumah. Setibanya di depan rumahnya, korban bersama anak saudaranya ini pun dihampiri oleh dua orang pria diduga pelaku penjambretan yang menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna hitam.

Pengemudi sepeda motor ini mendekati korban, sementara pelaku lainnya ini merampas dan menarik tas miliknya hingga korban pun tersungkur ke tengah jalan. "Korban mengalami luka di bagian tangan, sedangkan tas miliknya yang berisikan handphone ini dibawa kabur para pelaku," kata Ahmad.

Baca juga: Sepeda Motor Guru Les Privat Hilang Saat Ngajar di Medan Timur

Sementara itu, para pelaku ini berhasil membawa kabur tas milik korban dan melarikan diri. Hingga kini, korban pun mengalami trauma berat. Ahmad mengungkapkan, di wilayahnya Pelita I, ini tidak pernah adanya kasus penjambretan dan ini baru pertama kali terjadi.

Terpisah, Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M. Butar-Butar saat dikonfirmasi Tribun Medan via WhatsApp menjelaskan bahwa korban saat ini belum membuat laporan kepolisian di Polsek Medan Timur. Namun, pihaknya tetap melakukan penyelidikan terhadap para pelaku.

"Tadi anggota saya sudah ke TKP, tanya Kepling Setempat tapi korban tidak mau keluar kerumah, jadi sulit untuk dijumpai. Hingga kini korban belum membuat laporan kepolisian, tetapi kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. (cr9/Tribun-Medan.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.