Laporan wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN– Pelaku aksi penyabetan kain (slepet) terhadap pengendara motor di Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban akhirnya meminta maaf.

Menurut Kapolsek Senori Iptu Sudjarwo pelaku telah melakukan klarifikasi dan permohonan maaf di kantor Polsek Senori pada Senin (23/3/2026) sore. Dalam klarifikasinya pihak korban maupun pelaku telah sepakat untuk perdamai dan tidak melanjutkan persoalan ini ke ranah hukum. 

“Itu pelaku dipengaruhi minuman keras keduanya sudah sepakat untuk berdamai,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (24/3/2026).

Lebih lanjut Sujarwo menjelaskan jika identitas pelaku dalam aksi slepet tersebut adalah Hadi, warga Dusun Jangur, Desa Banyuurip, Kecamatan Senori.

Dalam video klasifikasinya Hadi mengakui perbuatannya yang sempat viral di media sosial tersebut. Ia juga menyampaikan penyesalan atas tindakannya yang meresahkan para pengguna jalan.

Baca juga: Viral Aksi Slepet di Senori Tuban: Pemotor Jadi Korban Pria Mabuk, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

“Saya meminta maaf kepada para pengguna jalan Banyuurip. Saya telah melakukan pemukulan menggunakan baju pada hari Minggu (22/3/2026),” ujarnya dalam klarifikasi.

Dari kejadian ini, Hadi juga berjanji tidak akan mengulangi lagi tindakan serupa di kemudian hari.

“Semoga setelah kejadian ini saya menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari,” imbuhnya.

Sebelumnya, aksi Hadi sempat viral setelah video yang memperlihatkan dirinya menyabet pengendara motor dengan kain beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, pelaku tiba-tiba muncul dan menyabetkan kain ke pengendara yang melintas. 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.