Pertanyaan:
Misal gigi karies sudah muncul, apa yang harus dilakukan oleh orang tua dokter?
Paramitha, Semarang.
drg. Nadya Cita Bella (Dokter Gigi di Klinik APIC) menjawab:
Oke, yang satu kalau misalnya anaknya memang belum bisa diajak ke dokter gigi untuk dirawat ya istilahnya giginya, nah berarti dirumah harus menjaga supaya di area lubang itu enggak ada sisa makanan yang tertempel.
Karena kalau ada sisa makanan yang tertempel pasti lebih gampang lubang itu meluas gitu.
Kemudian caranya gimana nih supaya enggak banyak sisa makanan yang menempel?
Menghindari makanan-makanan yang jenisnya lengket.
Orang dewasa aja yang jenisnya lengket sulit banget tuh buat dibersihin, apalagi anak-anak gitu.
Biasanya makanan yang jenis yang lengket itu makanan manis memang gitu.
Sulit sih kalau misalnya anak ya, tapi ya mau enggak mau kita yang sebagai orang tua yang harus ikut bantu menjaga gitu.
Baca juga: 5 Tips Mengatasi Bayi Overstimulasi Akibat Banyak Tamu Selama Lebaran
Karena kalau misalnya udah berlubang besar, kalau misalnya sakit pasti enggak nyaman buat anaknya.
Kalau udah sakit enggak mau makan, kalau enggak mau makan nutrisi buat tumbuh kembangnya kan juga turun gitu.
Kemudian kalau misalnya sudah ada lubang dan terjadi infeksi tetap harus dibawa ke dokter gigi gitu.
Jadi jangan dibiarin terus habis itu dibiarin anaknya nanti enggak apa-apa gigi susu entar juga sehat sendiri atau nanti kan ada yang ganti biasanya kan gitu ya orang-orang awam ya gitu.
Kalau misalnya sudah infeksi, alangkah lebih baiknya tetap dibawa ke dokter gigi supaya nutrisi anaknya tetap terjaga masuk mau makan terus kan gitu.
Bagi sahabt health yang ingin menyaksikan podcast secara lengkap bisa klik link dibawah ini.
Tanda-tanda awal terjadinya karies gigi
1. Timbul bercak putih
Tanda awal karies gigi pada anak-anak adalah munculnya atau timbulnya bercak putih pada gigi.
Permukaan gigi biasanya masih rata, tetapi ada bercak putih yang muncul dipermukaan tersebut atau yang sering disebut dengan white spot.
2. Permukaan gigi kasar
Tanda berikutnya adalah permukaan gigi yang cenderung kasar dari biasanya.
Jika anda meraba permukaan gigi dan terasa kasar, sebaiknya mulai waspada.
3. Muncul bercak kecoklatan
Tanda berikutnya terjadi karies gigi adalah membentuk cekungan dan muncul bercak berwarna cokelat.
4. Timbul pulpa polip
Karies dengan lubang yang besar dapat menyebabkan tumbuh daging kecil yang biasanya disebut dengan pulpa polip.
Faktor utama penyebab karies gigi:
1. Konsumsi makanan dan minuman manis
Anak-anak sering mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula seperti permen, cokelat, dan minuman bersoda.
Gula dari makanan ini diubah menjadi asam oleh bakteri di mulut, yang kemudian merusak enamel gigi dan menyebabkan karies.
2. Kebersihan mulut yang kurang terjaga
Menyikat gigi yang tidak teratur atau tidak menyeluruh, terutama sebelum tidur, meningkatkan risiko terbentuknya plak di gigi.
Plak ini mengandung bakteri yang memproduksi asam perusak enamel.
3. Kekurangan fluoride
Fluoride adalah mineral penting yang melindungi enamel gigi dari kerusakan.
Anak-anak yang tidak menggunakan pasta gigi berfluorida atau tinggal di daerah dengan kadar fluorida rendah lebih rentan mengalami karies.
4. Pola makan pemberian dengan botol
Kebiasaan minum susu atau jus manis dari botol, terutama saat tidur, menyebabkan cairan manis tertinggal dimulut untuk waktu lama, sehingga mempercepat proses pembentukan karies.
5. Kondisi medis mulut kering
Produksi air liur yang rendah mengurangi kemampuan mulut untuk membersihkan sisa makanan dan menetralkan asam, meningkatkan risiko berkembangnya karies pada anak-anak.
(Tribunhealth.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.