GARUDA FIGHT CHAMPIONSHIP


GFC 2 akan segera hadir pada Juni ini. Acara ini akan digelar di Bali United Studio.

BOLASPORT.COM - Garuda Fight Championship (GFC) kembali menghadirkan ajang pertarungan bergengsi melalui GFC Series 2, yang akan digelar pada 27 Juni 2026 di Bali United Studio.

Dipromotori oleh One Hundred Percent Production (OHP) yang sudah bergerak di industri entertainment lebih dari 17 tahun.

Dalam press conference resmi yang digelar 2 April 2026 di iNews Tower Jakarta, GFC mengumumkan deretan fighter terbaik yang siap bertarung dalam fight card spektakuler.

Sorotan utama tertuju pada Main Event yang mempertemukan Aziz (Red Corner) melawan KKajhe (Blue Corner) dalam laga Pro Boxing 5 ronde yang diprediksi akan menjadi pertarungan paling dinanti.

Selain itu, Co-Main Event akan mempertemukan Kkungke vs Adhi, serta total 14 pertarungan yang terdiri dari kategori atlet profesional hingga influencer fight, menjadikan GFC Series 2 sebagai kombinasi sport & entertainment yang kuat.

Helmi Darajat Arifin @paparock selaku Promotor dan juga CEO GFC mengatakan “GFC Series 2 bukan hanya soal pertandingan, tapi tentang membangun ekosistem combat sports yang lebih besar di Indonesia. Kami ingin menghadirkan kualitas fight yang kompetitif sekaligus hiburan yang relevan dengan audience saat ini.”

Pada sesi konferensi pers ini, turut hadir para Key Figures dan Fighters.

Tak hanya itu, sesi ini juga dihadiri oleh Promotor & CEO Garuda Fight Championship,Helmi Darajat, Promotor & Co-CEO Garuda Fight Championship, Arifin Laurend Hutagalung, Promotor & CEO OHP Production, Jimmy Saputro, Deputy COO RCTI+, Ade Rachman.

Lalu, Fighter Red Corner, Fighter Blue Corner, Perwakilan Senction KTI, Joshua, Perwakilan Senction ICC, Suwardi, dan ICB President, Michael Buker.

Kehadiran seluruh fighter dari kedua kubu menciptakan tensi tinggi sejak awal, memperlihatkan rivalitas yang siap memanas hingga hari pertandingan.

Mengangkat tema besar “Clan KK vs Everyone”, GFC Series 2 menghadirkan lebih dari sekadar pertandingan ini adalah benturan identitas, gaya bertarung, dan karakter di dalam ring.

Clan KK dikenal sebagai kelompok petarung dengan karakter agresif, eksplosif, dan penuh percaya diri. Nama-nama seperti KKajhe, Kkungke, hingga KKcal telah menjadi representasi gaya bertarung berani yang mengandalkan tekanan dan intensitas tinggi sejak ronde pertama.

Di sisi lain, “Everyone” hadir sebagai simbol petarung dengan pendekatan lebih terukur mengandalkan teknik, strategi, dan ketenangan dalam membaca permainan. Ini bukan hanya soal siapa yang lebih kuat, tetapi siapa yang lebih siap secara mental dan taktik.

Pertarungan ini menjadi lebih dari sekadar duel fisik melainkan konflik dua identitas besar dalam dunia combat sports Indonesia.

Line-Up Pertarungan Unggulan : 

  • Main Event: Aziz vs KKajhe (Pro Boxing – Super Featherweight)
  • Co-Main Event: Kkungke vs Adhi (Super Lightweight – Pro Boxing)
  • Ruben vs Sunan (Pro Boxing – 8 Ronde)
  • Dwi vs Vicky (Indostricking)
  • Serta deretan influencer fight yang siap menarik perhatian generasi digital

Dengan kombinasi atlet profesional dan influencer, GFC Series 2 menghadirkan pengalaman baru dalam dunia combat sports di Indonesia.

Laurend Hutagalung selaku Promotor & Co-CEO GFC mengatakan “GFC Series 2 ini menghadirkan line-up yang kami rancang untuk jadi game changer."

"Kami menggabungkan kualitas fight terbaik dengan nama-nama yang punya engagement kuat, untuk menciptakan event yang bukan hanya besar di ring, tapi juga besar di audience.”

Di puncak pertarungan, Aziz vs KKajhe menjadi representasi sempurna dari tema besar tersebut.

Aziz dikenal sebagai petarung dengan gaya agresif dan eksplosif, didukung pengalaman di kickboxing dan MMA, serta prestasi internasional seperti medali emas SEA Games.

Dengan rekor profesional yang solid dan mental bertanding yang kuat, Aziz membawa kombinasi teknik cepat, pressure tinggi, dan finishing yang mematikan.

Sementara itu, KKajhe tampil sebagai simbol kekuatan Clan KK—petarung dengan stamina tinggi, semangat juang besar, dan gaya bertarung yang penuh tekanan.

Berasal dari Papua, KKajhe dikenal dengan striking khas Muay Thai yang keras serta mentalitas fighter yang tidak mudah goyah di bawah tekanan.

Melanjutkan kesuksesan GFC 1 yang juga dipromotori oleh OHP, Jimmy Saputro selaku Promotor & CEO OHP Production menambahkan “Hadirnya GFC ini semoga dapat menjadi salah satu wadah baru combat sports event di Indonesia, kami melihat potensi yang begitu besar di dunia sports event ini di tanah air, yang memiliki antusiasme yang sangat tinggi."

"GFC hadir untuk bisa berkontribusi dalam kemajuan combat sports event di Indonesia, dan kami sungguh berharap dari GFC ini akan bisa melahirkan banyak talenta-talenta fighter muda Indonesia yang nantinya bisa berlaga di tingkat nasional bahkan internasional."

"Tentunya hal ini bisa menjadi dasar prediksi bahwa sports event ini akan menjadi salah satu bidang event yang akan menjadi tonggak masa depan event di Indonesia."

GFC seri 1 bertajuk “For Revenge” yang disiarkan eksklusif di RCTI+ SuperApp, 11 Oktober lalu, sukses menarik lebih dari 50 ribu penonton, baik secara langsung maupun streaming.

“Kesuksesan kolaborasi RCTI+ dan GFC sejak seri pertama di Oktober 2025 menjadi titik awal yang kuat."

"Di GFC Series 2, RCTI+ hadir dengan level yang lebih tinggi mulai dari matchmaking, produksi, hingga pengalaman streaming PPV untuk menghadirkan event fight yang menjadi benchmark baru di Indonesia.” ujar Ade Rachman.

GFC Series 2 akan tersedia melalui Pay Per View (PPV) untuk pertandingan utama, YouTube untuk beberapa undercard fight, Pengalaman langsung di venue dengan atmosfer fight night profesional.

Dengan lineup yang kuat, rivalitas yang nyata, serta dukungan produksi yang maksimal, GFC Series 2 siap menjadi salah satu event combat sports terbesar tahun ini.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.