Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Belanja kebutuhan sehari-hari kini dimudahkan dengan adanya marketplace.
Konsumen tak perlu lagi datang ke toko offline untuk membeli barang yang dibutuhkan.
Baca juga: Pemeriksaan Masih Terbatas Reagen, 1 Sampel Suspek Campak dari Sampang Dikirim ke Surabaya
Namun, beberapa konsumen merasa kecewa dengan membeli barang secara online.
Sebab, produk yang diterima tak sama dengan barang yang telah ditampilkan dalam plarform digital tersebut.
Kekecewaan ini di antaranya pernah dirasakan oleh Nanda Sari.
Ia bercerita pernah membeli jas hujan di sebuah toko online terkenal.
"Kebetulan waktu itu lagi musim hujan, terus aku beli jas hujan di online," kata Sari saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Minggu (12/4/2026).
"Produk yang dipajang itu bagus dan harusnya sesuai sama harganya," lanjutnya.
Tak hanya memastikan kualitas produk dari gambar, Sari juga melihat ulasan pembeli lain.
Ia merasa jas hujan ini layak untuk dibeli.
Setelah beberapa waktu, barang yang dibeli oleh Sari pun tiba.
Seperti membeli barang online lainnya, ia memilih untuk merekam video ketika membuka barang tersebut.
"Aku buka, terus aku lihat produknya itu enggak sama kayak di foto dan ulasan," sambung perempuan berusia 31 tahun ini.
"Kualitas barang yang aku terima ini jauh dari harga yang semestinya dijual. Mana aku terlanjur beli dua," keluhnya.
Selanjutnya, Sari pun mengajukan pengembalian ke penjual dengan alasan tidak sesuai gambar.
Proses pengembalian atau retur dijelaskannya cukup mudah.
Usai penjual menyetujui retur, Sari diarahkan ke ekspedisi mana saja untuk mengembalikan paket tersebut.
Biaya ongkos kirim pun ditanggung oleh penjual.
"Setelah diproses pengembalian, uang saya kemudian balik lagi utuh, enggak ada potongan apa pun," sambungnya.
Di sisi lain, Fitria, warga Kecamatan Kepanjen ini mengaku cukup puas ketika belanja online.
Selain barang yang diterima sesuai gambar, ia pun kerap mendapatkan promo.
Perempuan berusia 26 tahun ini mengaku pernah membeli barang elektronik berupa tablet seharga Rp5 juta di platform digital.
"Awalnya ragu-ragu ya, karena aku juga enggak pernah beli barang dengan harga jutaan di online."
"Apalagi banyak kasus-kasus penipuan yang katanya barang yang datang diganti sama yang lain," imbuhnya.
Agar tidak tertipu oleh penjual online, Fitria menyarankan untuk membeli produk di toko resmi.
Selanjutnya melihat ulasan-ulasan dari pembeli lain.
"Terus pastikan barang sudah diterima langsung unboxing dengan divideo, soalnya kalau ada apa-apa, misal kerusakan saat proses pengiriman itu bisa diretur dengan bukti itu," tukasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.