BANGKAPOS.COM -- Penyanyi dangdut Dewi Perssik dikabarkan meninggal dunia karena kecelakaan.
Kabar tersebut ramai diperbincangkan di Facebook hingga yang terbaru muncul dalam siaran langsung TikTok.
Tak ingin terus menjadi sasaran fitnah, Dewi Perssik mengambil langkah tegas.
Ia berencana melaporkan sekelompok netizen yang menyebarkan hoaks bahwa dirinya meninggal dunia akibat kecelakaan parah.
Mantan istri Aldi Taher ini menyebut ada 16 akun yang bekerja sama dan bergantian melakukan siaran langsung setiap hari.
Baca juga: Sosok Bos TV yang Dituding Selingkuhan Maia Estianty, Pernah Gugat Ahmad Dhani Rp 1,3 Triliun
"16 akun itu setiap satu akun live komal bergantian. Jadi nanti giliran ini mati satu akun, satu lagi live kaya gitu," ungkap Dewi Perssik di Pondok Indah, Jumat (1/5/2026).
Tak tinggal diam, pelantun lagu Mimpi Manis ini sudah berdiskusi dengan pengacaranya, Sandy Arifin, untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.
"Bang Sandy, sebenarnya sih kan kemarin itu aku dapet panggilan polisi sebagai saksi... cuman maunya tuh sekaligus boleh nggak aku laporin ini," ceritanya.
Dewi juga mencurigai ada pihak yang membayar akun-akun tersebut. Dugaan ini muncul dari pengakuan salah satu pelaku.
"Di antara 16 akun itu ada salah satu orang yang bilang bahwa 'Bukan aku, ini cuman saya disuruh. Aku nggak ikut campur Mbak Dewi, kita minta maaf'," beber Dewi.
Kini, pedangdut 40 tahun itu fokus mencari sosok yang menjadi dalang di balik penyebaran hoaks ini.
"Nah, pengen aku pengen tau yang nyuruh tuh siapa, kok kamu mau," pungkasnya.
Dewi menilai bahwa berulangnya kabar bohong itu salah satunya terjadi karena dirinya terlalu mudah memberikan maaf kepada para pelaku.
“Ya mungkin karena aku terlalu mudah memaafkan," ujar Dewi Perssik di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (1/5/2026).
"Kalau kayak kemarin kan sampai mereka nyembah-nyembah, sujud-sujud. Mungkin aku terlalu mudah untuk mereka memberikan maaf ya,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa selama ini belum ada tindakan tegas yang benar-benar membuat pelaku jera.
“Belum ada yang benar-benar sampai aku inikan gitu. Ya kita lihat aja seperti apa nanti,” tuturnya.
Meski begitu, pelantun Mimpi Manis itu tetap menegaskan niatnya untuk menjadi pribadi yang pemaaf, meski kini mulai menyadari bahwa sikap tersebut tidak boleh dimanfaatkan.
“Kan aku tuh kepengin jadi manusia pemaaf. Tapi bukan berarti aku dimanfaatkan," ucapnya
"Ya kalau memang aku bisa memaafkan dengan hati yang tulus ya aku bisa maafkan,” tegas Depe.
Dewi juga disebut tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap sejumlah akun TikTok yang kembali menyebarkan kabar kematiannya dalam siaran langsung.
Hal ini sebagai upaya untuk memberikan efek jera agar hoaks serupa tidak terus terulang.
Dewi Perssik juga mengaku telah berkoordinasi dengan kuasa hukumnya untuk mempertimbangkan langkah hukum.
“Aku sudah diemin berkali-kali, tapi ini sudah keterlaluan. Tiga hari berturut-turut ada beberapa akun yang live membicarakan kronologi meninggalnya saya,” jelasnya.
Dewi juga merasa terusik karena sempat diundang masuk ke dalam siaran langsung tersebut, namun justru dihina.
“Wong masih hidup lho dibilang mati. Aku di-invite, giliran aku masuk aku dibilang kuntilanak. Kan nyebelin ya,” katanya.
Meski dikenal sebagai pribadi yang mudah memaafkan, Dewi menegaskan bahwa sikap tersebut tidak boleh disalahgunakan.
“Ya mungkin karena aku terlalu mudah memaafkan. Tapi bukan berarti aku dimanfaatkan,” ujarnya.
Saat ini, mantan istri Aldi Taher itu masih mempertimbangkan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum.
“Sebenernya aku nggak kepingin ngelaporin, tapi kesel. Jadi nanti kita lihat, apa benar hatiku sampai ke situ,” pungkasnya.
(Bangkapos.com/Grid.id/Sripoku.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.