TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata atau Disporapar Paser mengambil langkah tegas dengan mendesak para kontraktor pemenang tender untuk menyelesaikan pembangunan sejumlah venue utama maksimal dalam waktu lima bulan.
Langkah kejar tayang ini dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas olahraga siap digunakan sebelum ajang bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur tahun 2026 dimulai pada November mendatang.
Percepatan ini juga merupakan arahan langsung dari Bupati Paser, Fahmi Fadli, yang menekankan agar venue dengan progres di bawah 50 persen segera diprioritaskan pengerjaannya.
Perhatian serius Bupati terhadap pembangunan ini bertujuan memastikan Kabupaten Paser sebagai tuan rumah Porprov Kaltim dapat menyelenggarakan ajang olahraga bergengsi tersebut dengan sukses.
Baca juga: Persiapan Porprov Kaltim ke-8, Disporapar Paser Prioritaskan Pembangunan Venue Takraw dan Senam
Sejumlah venue yang menjadi sorotan ialah gedung sepak takraw dan GOR senam, yang progresnya masih berada di angka 44 persen.
Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Disporapar Paser, Abdhy Fermana, menyampaikan bahwa meski progres masih rendah, pengerjaan kedua venue tersebut sebenarnya sudah memasuki tahap akhir.
"Venue tersebut tinggal proses finishing, yaitu pekerjaan dinding bata, lantai, atap, dan terakhir eksterior terkait tata letaknya," jelas Abdhy, Minggu (17/5/2026).
Ditegaskan bahwa, kondisi tersebut tidak akan menjadi hambatan besar dikarenakan kondisi bangunan sudah berdiri kokoh sehingga pekerjaan yang tersisa lebih banyak bersifat penyelesaian detail.
Baca juga: Disporapar Paser Pastikan Venue Olahraga Tidak Mangkrak Jelang Porprov 2026
Optimisme itu didasarkan pada tenggat waktu yang masih tersedia sekitar lima hingga enam bulan sebelum pelaksanaan Porprov pada November mendatang.
"Kami optimis itu bisa selesai, karena pekerjaan finishing tidak lagi berkaitan dengan struktur yang biasanya memakan waktu lama," tambahnya.
Disporapar Paser juga menekankan pentingnya komitmen kontraktor yang memenangkan tender dan menyebut bahwa kontraktor diberi target maksimal lima bulan untuk menyelesaikan pengerjaan kedua venue tersebut.
"Harusnya kontraktor bisa menyelesaikan tepat waktu. Kami menargetkan maksimal lima bulan sudah rampung sehingga Oktober semua pekerjaan bisa selesai," ungkapnya.
Baca juga: Disporapar Paser Gandeng Mahasiswa Promosikan Wisata di Yogyakarta
Selain dua venue prioritas itu, pembangunan venue lain yang progresnya sudah di atas 50 persen juga dipastikan akan selesai sesuai jadwal.
Disporapar Paser berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat agar seluruh fasilitas siap digunakan saat Porprov Kaltim berlangsung.
"Keberhasilan penyelesaian venue bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga kesiapan tata letak dan eksterior agar sesuai dengan konsep awal. Hal ini penting untuk memberikan kenyamanan bagi atlet maupun penonton yang hadir," pungkas Abdhy. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.