BUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Pelantikan pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sintang periode 2026-2031 menjadi tonggak baru pengembangan olahraga rekreasi dan tradisional di Kabupaten Sintang.
Yohanes Rumpak resmi dilantik sebagai Ketua KORMI Sintang dalam acara yang berlangsung di Aula Credit Union Keling Kumang, Senin 25 Mei 2026.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua KORMI Provinsi Kalimantan Barat, Sabnur Murny dan dihadiri Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny beserta para pengurus dan komunitas olahraga masyarakat di Kabupaten Sintang.
KORMI sendiri merupakan organisasi yang mewadahi olahraga masyarakat atau olahraga rekreasi, kebugaran dan tradisional. Berbeda dengan olahraga prestasi, KORMI fokus pada aktivitas olahraga yang bersifat membudayakan hidup sehat dan mempererat kebersamaan masyarakat.
Beberapa cabang yang berada di bawah naungan KORMI di antaranya senam, sepeda santai, egrang, panahan tradisional hingga komunitas lari.
Ketua KORMI Sintang terpilih, Yohanes Rumpak mengatakan target pertama yang akan dilakukan pengurus adalah mempersiapkan keikutsertaan Kabupaten Sintang pada Festival Olahraga Rekreasi Provinsi (Forprov) di Singkawang pada 5-12 Juli 2026.
Baca juga: Laporan Keuangan Pemkab Sintang Tahun 2025 Kembali Raih Opini WTP dari BPK Kalbar
“Yang pertama adalah kita mempersiapkan acara Forprov yang akan dilaksanakan di Singkawang tanggal 5-12 Juli 2026. Kita harapkan nanti ada atlet yang ikut dari induk organisasi olahraga yang sudah terbentuk di Kabupaten Sintang,” ujarnya.
Saat ini, kata Rumpak sudah ada tujuh induk organisasi olahraga masyarakat (Inorga) yang terbentuk di Kabupaten Sintang dan bergabung dalam KORMI. Ketujuh inorga tersebut yakni Portina (Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia), FOKBI (Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia), IOF (Indonesia Offroad Federation), YJI (Yayasan Jantung Indonesia), ASIAFI (Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitness Indonesia), FESPATI (Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia) dan POGTI (Persatuan Olahraga Gulat Tangan Indonesia).
Ia berharap para atlet yang nantinya berlaga di ajang Forprov mampu mengharumkan nama Kabupaten Sintang.
Selain persiapan menghadapi Forprov, Yohanes juga menegaskan bahwa penguatan organisasi menjadi fokus penting kepengurusan awal KORMI Sintang.
“Karena ini organisasi baru, tentu yang paling penting adalah konsolidasi organisasi dan melihat kekuatan serta kelemahan yang kita miliki. Ini tentu tidak mudah karena pertama kali Kabupaten Sintang memiliki organisasi yang namanya KORMI,” katanya.
Target lainnya adalah memperluas jumlah inorga di Kabupaten Sintang.
Dari tujuh organisasi yang sudah terbentuk, KORMI Sintang menargetkan dapat memiliki sedikitnya 25 induk olahraga masyarakat di masa mendatang.
“Kita akan menjajaki kemungkinan terbentuknya 25 induk olahraga. Saat ini sudah ada tujuh, artinya masih kurang 18 organisasi lagi. Itu akan kita mulai tahun ini dan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” tambah Rumpak.
Sementara itu, Wakil Ketua KORMI Provinsi Kalimantan Barat, Sabnur Murny menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga masyarakat dan tradisional di Kabupaten Sintang.
“Saya harapkan amanah ini dijalankan dengan penuh dedikasi, integritas dan semangat melayani. KORMI memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang sehat,” tegasnya. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.