Oleh karena itu, saya percaya bahwa literasi harus ditanamkan sejak dini

Jakarta (ANTARA) - Pendiri Jendela Dunia Kita Rustini Muhaimin memandang literasi atau kemampuan menulis dan membaca harus menjadi kebiasaan bagi anak-anak sejak dini.


Selain itu, dia memandang anak-anak yang melek literasi maupun dekat dengan buku akan lebih berani bermimpi, berpikir kritis, serta memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman.


“Oleh karena itu, saya percaya bahwa literasi harus ditanamkan sejak dini,” ujar istri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu, dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.



Lebih lanjut dia menekankan literasi tidak boleh hanya hidup di lingkungan sekolah, tetapi juga harus tumbuh di rumah dan masyarakat.






Dengan demikian, dia mengajak seluruh pihak untuk membuat kegiatan membaca menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak.


“Mari jadikan membaca sebagai kebiasaan menyenangkan, bukan kewajiban yang membosankan. Satu buku yang dibaca hari ini bisa membuka jendela dunia bagi masa depan anak-anak kita,” katanya.



Selain kemampuan literasi, dia juga menekankan kemampuan numerasi atau kemampuan terkait matematika dasar perlu diperhatikan.


“Anak-anak juga perlu memiliki semangat numerasi. Kemampuan berhitung, memahami logika, dan memecahkan masalah akan menjadi bekal penting di era modern,” ujarnya.






Adapun dia menyampaikan seluruh pernyataan tersebut saat mengunjungi MI YAPPI Balong, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis.