Jakarta (ANTARA) - Qualcomm Technologies, Inc. mengumumkan prosesor Snapdragon C Platform yang ditujukan untuk menghadirkan pengalaman komputasi modern pada laptop tingkat dasar (entry-level) bagi pelajar, keluarga, dan pelaku bisnis skala kecil.
Sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat, Snapdragon C menawarkan performa yang diklaim responsif, desain perangkat yang tetap dingin dan senyap, serta daya tahan baterai sepanjang hari pada laptop entry-level dengan kisaran harga mulai dari 300 dolar AS (sekitar Rp5,3 juta).
Platform tersebut mendukung aktivitas browsing, streaming video, dan produktivitas harian, serta dilengkapi integrated neural processing unit (NPU) untuk menghadirkan kemampuan kecerdasan artifisial (AI) pada segmen laptop entry-level.
Qualcomm menyatakan Snapdragon C dirancang untuk memberikan pengalaman komputasi harian yang hemat daya dan andal dengan performa konsisten untuk berbagai tugas sehari-hari.
Senior Vice President and General Manager of Compute and Gaming Qualcomm Technologies, Inc. Kedar Kondap mengatakan Snapdragon C menghadirkan kombinasi komputasi bernilai tinggi, ketahanan baterai sepanjang hari, kemampuan AI, serta performa responsif dalam perangkat yang tetap dingin dan senyap.
Menurut dia, platform tersebut dihadirkan untuk memperluas akses terhadap teknologi komputasi yang hemat daya dan andal bagi pelajar, keluarga, hingga bisnis skala kecil yang berinteraksi langsung dengan pelanggan.
"Kami menawarkan pengalaman komputasi modern yang membantu ekosistem kami menjangkau audiens baru, sekaligus memperluas akses terhadap teknologi yang andal dan hemat daya bagi pelajar, keluarga, bisnis skala kecil yang berinteraksi langsung dengan pelanggan, dan berbagai sektor lainnya," ujarnya.
Qualcomm menyebut perangkat yang ditenagai Snapdragon C diperkirakan mulai tersedia di pasaran pada akhir 2026.