Jakarta (ANTARA) - Pemain timnas Indonesia Beckham Putra menegaskan komitmennya untuk tim Garuda di tengah kritikan dan keraguan yang ia dapatkan.
Hal ini dikatakan Beckham setelah ia mendapatkan perlakukan tidak terpuji dari oknum suporter timnas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, setelah laga melawan Mozambik yang diakhiri dengan kemenangan 1-0.
"Saya selalu memberikan 100 persen bahkan lebih kemampuan saya, untuk Indonesia. Apa pun yang dikatakan di luar sana, tidak akan mengubah komitmen saya untuk terus berjuang demi Merah Putih,' kata Beckham melalui unggahan Instagram pribadinya, Rabu.
Diketahui, setelah pertandingan kemarin malam, Beckham yang merupakan penggawa Persib terlihat dari sebuah unggahan video di media sosial mendapatkan perlakuan tak terpuji dari oknum suporter timnas yang hadir di SUGBK.
Insiden ini sampai membuat Beckham melakukan konfrontasi ke pelaku, sebelum kemudian dia ditenangkan oleh Kevin Diks yang marah besar kepada pelaku setelah rekannya mendapat perlakukan tidak pantas.
"Setiap pengalaman adalah pelajaran untuk terus bertumbuh. Terima kasih kepada mereka yang tetap percaya dan terima kasih juga kepada mereka yang membuat saya semakin kuat," kata pemain berusia 24 tahun itu.
Beckham sendiri sejak debutnya pada Juni tahun lalu, kini telah mengantongi delapan caps dengan koleksi dua gol.
Dua golnya ini tercipta pada pertandingan debut pelatih John Herdman ketika Indonesia mengalahkan Saint Kitts dan Nevis 4-0 pada Maret lalu.
Di dua pertandingan terakhir, Beckham tampil sebagai starter selama 56 menit dalam kemenangan 3-0 kontra Oman, Jumat. Di laga kedua, ia kembali mendapatkan menit bermain meski hanya satu menit saat Indonesia mengalahkan Mozambik 1-0, Selasa.
"Bagi saya, panggilan Timnas bukan sekedar pencapaian pribadi. Itu adalah hasil dari perjalanan panjang, kerja keras, pengorbanan dan mimpi yang diperjuangkan sejak lama. Sebuah kehormatan yang layak diterima oleh siapa pun yang mendapat kesempatan mengenakan lambang Garuda di dada," kata dia.
"Maka ketika seorang pemain melangkah untuk membela Indonesia, saya berdiri sebagai putra bangsa yang dipercaya untuk membawa harapan jutaan masyarakat Indonesia," tutup dia.