TRIBUNBATAM.id, BATAM – Misteri di balik penemuan jasad bayi laki-laki di saluran drainase kawasan Terowongan Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, akhirnya mulai terungkap.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menetapkan seorang perempuan berinisial HYL sebagai ibu biologis bayi tersebut. Dari hasil pemeriksaan, terungkap rangkaian peristiwa mulai dari proses persalinan hingga jasad bayi ditemukan warga di dalam karung di saluran drainase.

Kronologi Persalinan hingga Jasad Bayi Dibuang

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Dennie Langie menjelaskan, berdasarkan keterangan HYL kepada penyidik, peristiwa bermula pada Jumat (26/6/2026) sore saat dirinya mulai merasakan sakit perut hebat.

Sebelum melahirkan, HYL mengaku sempat menghubungi kekasihnya. Namun panggilan tersebut disebut tidak mendapat respons.

"Karena sakit yang semakin hebat, HYL akhirnya bersujud. Saat itulah bayinya lahir," ujar Dennie, Jumat (3/7/2026).

Menurut pengakuannya, setelah proses persalinan HYL tidak sadarkan diri selama lebih dari 30 menit.

Saat tersadar, ia mengaku mendapati bayinya berada di bawah kedua kakinya dengan tali pusar yang masih menempel.

"Setelah sadar, HYL menarik tali pusar hingga putus. Dari keterangannya kepada penyidik, saat itu bayi sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata Dennie.

HYL kemudian mengaku sempat berniat menguburkan bayinya.

Namun karena mengaku kebingungan mencari lokasi pemakaman, ia akhirnya memutuskan membuang jasad bayi tersebut ke saluran drainase kawasan Terowongan Pelita pada Sabtu malam.

"Dia mengaku bingung mau menguburkan di mana. Akhirnya jasad bayi dibuang ke saluran drainase di Pelita," ujarnya.

Menurut polisi, seluruh rangkaian peristiwa mulai dari persalinan hingga pembuangan jasad bayi dilakukan tanpa sepengetahuan kekasihnya.

Baca juga: Kasus Jasad Bayi di Terowongan Pelita Batam Terungkap, Ibu Biologis Jadi Tersangka

Berdasarkan keterangan HYL, sang pacar baru pulang ke rumah pada Sabtu sekitar pukul 06.00 WIB dalam kondisi mabuk.

Bermula dari Penemuan Karung Mencurigakan
Kasus ini sebelumnya menghebohkan warga setelah seorang pekerja proyek menemukan jasad bayi laki-laki di kawasan Terowongan Pelita pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Awalnya pekerja tersebut merasa curiga melihat sebuah karung beras berada di saluran drainase.

Saat diperiksa menggunakan sebatang kayu bersama rekannya, keduanya terkejut setelah melihat kepala bayi berada di dalam bungkusan tersebut.

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, dan memeriksa sejumlah saksi hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi ibu biologis bayi tersebut.

Sementara itu, penyidik masih mendalami motif dalam kasus tersebut dan telah meminta keterangan ayah biologis bayi yang saat ini masih berstatus saksi. (Ian Sitanggang/Tribunbatam.id)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.