TRIBUN-MEDAN.com - Terbebani dengan pinjaman, seorang pria diduga akhiri hidupnya beberapa jam sebelum pesta pernikahan putrinya.

Pria yang dilaporkan sempat menghilang dari rumah, ditemukan sudah tak bernyawa dan diduga bunuh diri.

Keluarganya mengaitkan kematian itu dengan kenaikan biaya pernikahan dan tambahan mas kawin.

Dilansir dari India Today, Sabtu (25/7/2026) kejadian ini diketahui terjadi di Raebareli, Uttar Pradesh, India.

Apa yang seharusnya menjadi hari paling bahagia bagi keluarga, berubah menjadi tragedi.

Seluruh pihak keluarga syok dan berdukacita setelah menemukan ayah pengantin wanita meninggal karena bunuh diri hanya beberapa jam sebelum pernikahan putrinya.

Kaushal, seorang tukang kayu berprofesi, ditemukan tergantung di pohon di kebun di belakang kuil.

Kebun tersebut terletak tidak jauh dari rumahnya.

Ia ditemukan pada pagi hari, beberapa jam sebelum pernikahan putri sulungnya, Khushboo.

Menurut laporan media, anggota keluarga mulai mencari Kaushal setelah dia hilang beberapa hari sebelum ritual pernikahan.

Pria itu tidak biasanya menghilang dari rumah atau keluarganya.

Mereka sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Namun meski Kaushal menghilang, pesta pernikahan harus tetap dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Seluruh keluarga berusaha menemukan keberadaan Kaushal.

Namun pada pagi hari sebelum upacara pernikahan dilaksanakan, tubuhnya kemudian ditemukan tergantung di pohon.

Menurut putra Kaushal, Suraj, ayahnya berada di bawah tekanan mental yang parah atas biaya pernikahan.

Dia mengatakan Kaushal telah meminjam uang untuk mengatur pernikahan dan sangat khawatir pada hari-hari menjelang upacara.

"Ayahku sangat terganggu karena pernikahan saudara perempuanku. Dia telah mengambil pinjaman dari beberapa orang," kata Suraj kepada polisi.

"Saya bekerja di luar desa dan juga telah berkontribusi secara signifikan terhadap biaya pernikahan."

Penduduk desa mengatakan hampir Rp 92 juta telah dihabiskan untuk pernikahan.

Kaushal, yang mencari nafkah dengan membuat furnitur kayu, berjuang untuk mengatur uang.

Pria itu juga telah mengambil pinjaman untuk memenuhi pengeluaran.

Seorang petugas polisi senior mengatakan bahwa masalah tersebut sedang diselidiki.

Namun tidak ada informasi tentang permintaan mas kawin dari pihak pengantin pria.

Sedangkan pihak keluarga korban bersikeras mengatakan bahwa mereka mengalami tekanan akibat biaya pesta pernikahan.

Pesta pernikahan tersebut kini dilaporkan ditunda, hingga polisi selesai menyelidiki kasus kematian ayah mempelai wanita.

(cr19/tribun-medan.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.