SRIPOKU.COM - Tanggapan pihak Sarwendah terkahit chat soal obat HIV ke Ruben Onsu diungkap sang pengacara, Chris Sam Siwu.

Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki keterlibatan dalam munculnya isu mengenai penyakit HIV yang dikaitkan dengan Ruben Onsu. 

Di tengah proses sengketa hak asuh anak yang masih berlangsung, pihak Sarwendah meminta agar tidak dijadikan pihak yang disalahkan atas beredarnya informasi tersebut.

 
Saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026), Chris menegaskan bahwa isu mengenai kondisi kesehatan Ruben bukan berasal dari pihak Sarwendah.

"Kami sampaikan sekali lagi, kami bukan yang membuka terkait penyakit tiga huruf itu. Bukan dari kami,” ujar Chris Sam Siwu.

Chris enggan mengulas lebih jauh mengenai isu tersebut. 

Ia memilih menyerahkan penilaian kepada publik mengenai asal mula kabar itu.

Selain membahas isu kesehatan, Chris juga menanggapi beredarnya video pertengkaran antara Sarwendah dan Ruben Onsu yang ramai diperbincangkan di media sosial. 

Menurutnya, video tersebut juga bukan berasal dari kubu Sarwendah.

"Terkait video pertengkaran, lagi-lagi itu bukan dari kami, melainkan dari kuasa hukum RO (Ruben Onsu),” ungkapnya.

Chris menjelaskan, kemarahan yang ditunjukkan Sarwendah dalam video itu merupakan luapan emosi akibat persoalan rumah tangga yang telah berlangsung cukup lama. 

Menurutnya, pertengkaran tersebut terjadi ketika hubungan keduanya sedang berada dalam kondisi yang tidak baik.

"Klien kami marah besar, kecewa berat. Makanya terjadilah pertengkaran itu. Kenapa sampai marah, itu yang harus dipahami bersama,” pungkasnya.

Pernyataan dari kuasa hukum Sarwendah disampaikan di tengah proses hukum sengketa hak asuh anak yang masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

Berbagai isu yang berkembang di ruang publik terkait hubungan mantan pasangan tersebut pun turut menjadi perhatian masyarakat.

Sementara itu, agenda mediasi lanjutan dalam perkara hak asuh anak yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama terpaksa ditunda. 

Penundaan dilakukan karena hakim mediator yang menangani perkara tersebut berhalangan hadir.

Sarwendah menjadi pihak pertama yang datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekitar pukul 09.43 WIB. 

Mantan personel Cherrybelle itu hadir didampingi kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu.

Tak lama berselang, Ruben Onsu tiba sekitar pukul 10.18 WIB. 

Ia mengenakan kemeja berwarna biru muda dan datang bersama kuasa hukumnya, Minola Sebayang, untuk mengikuti agenda persidangan yang akhirnya dijadwalkan ulang.

Sarwendah Ungkit Perjuangan Rawat Ruben Onsu saat Sakit
Pihak Sarwendah juga membantah tuduhan bahwa ia telah selingkuh selama menikah dengan Ruben Onsu.

Pernyataan tersebut disampaikan Chris Sam Siwu usai menghadiri sidang lanjutan mediasi gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026) pagi.

Dalam keterangannya, Chris juga membantah anggapan yang menyebut Sarwendah pernah berselingkuh selama masih berstatus sebagai istri Ruben Onsu.

Menurut Chris, selama 11 tahun menjalani pernikahan, Sarwendah selalu mendampingi Ruben dalam berbagai kondisi, termasuk ketika presenter berusia 42 tahun itu harus menjalani perawatan akibat sakit dan bolak-balik ke rumah sakit.

Ia menegaskan, Sarwendah tetap berada di sisi mantan suaminya hingga kondisi Ruben kembali pulih.

"Klien kami pernah menjaga suaminya pada saat masa pernikahan, di saat suaminya senang mengalami sakit," jelasnya, saat ditemui awak media di PN Jakarta Selatan.

"Klien kami menjaga dengan setia. Tidak meninggalkannya di saat itu, sampai si suami bisa pulih kembali," lanjutnya.

Atas dasar itu, Chris Sam Siwu menilai Sarwendah telah menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri dengan baik selama membangun rumah tangga bersama Ruben Onsu.

"Artinya istri ini sudah menjalankan tugasnya dengan baik saat pernikahan," lanjutnya memaparkan.

Hingga akhirnya terjadi pertengkaran besar hingga menyebabkan pernikahan berakhir pada 2024.

Harusnya dikatakan Chris Sam Siwu, publik bisa menebak kenapa Sarwendah terlihat marah besar dalam video viral yang beredar belakangan ini. 

Alih-alih menjelaskan, pihaknya enggan mengumbar aib ke publik yang ditakutkan akan berdampak ke psikologis anak-anak.

Terlebih mereka juga enggan menyudutkan siapapun dalam masalah ini. 

"Lalu di akhir pernikahan ada pertengkaran besar, marah besar. Itu harus menjadi pertanyaan 'kenapa sampai marah?'" tutur Chris Sam Siwu.

"Lebih lanjut dari permasalahan ini kami nggak bisa sampaikan karena privasi. Kami juga tidak mau menyudutkan siapa pun," pungkasnya. 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.