TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kecelakaan lalu lintas maut kembali memakan korban jiwa di jalur lintas kabupaten. Peristiwa berdarah ini terjadi di ruas Jalan Raya Batang Tarang–Tayan Hulu, tepatnya di Dusun Maktampong (Cadok), Desa Kebadu, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis 6 Agustus 2026 sekitar pukul 08.40 WIB.
Kecelakaan melibat kendaraan berat truk kontainer dan satu unit sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.
Benturan keras dalam insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan maut tersebut melibatkan truk Hino jenis kontainer berwarna hijau dengan nomor polisi yang dikemudikan oleh NL (56), warga Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Sementara itu, kendaraan roda dua yang terlibat adalah sepeda motor Honda Vario warna hitam yang dikendarai oleh EK (30), seorang warga yang berdomisili di Jalan PH Sulaiman, Kelurahan Sungai Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.
Insiden tragis ini bermula saat truk kontainer yang dikemudikan NL melaju dari arah Batang Tarang menuju ke arah Tayan Hulu.
Sesampainya di kawasan Dusun Maktampong, kendaraan bertubuh besar tersebut mendadak hilang kendali.
Diduga akibat masalah teknis atau kelalaian pengemudi, truk oleng dan bergerak melebar ke jalur sebelah kanan jalan—yang merupakan lajur peruntukan kendaraan dari arah berlawanan.
• Sentuh Hati Warga, Kapolres Sanggau Serahkan Bantuan Langsung kepada Lansia di Kelurahan Bunut
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan (Tayan Hulu menuju Batang Tarang), melintas sepeda motor Honda Vario yang dikendarai oleh EK.
Lantaran jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan hebat tak dapat terhindarkan.
Saking kerasnya benturan, tubuh pengendara sepeda motor beserta kendaraannya sempat terseret beberapa meter di atas permukaan aspal sebelum akhirnya terpental tajam ke sisi bahu jalan sebelah kiri.
Dahsyatnya hantaman membuat sepeda motor Honda Vario yang dikendarai EK mengalami kerusakan berat hingga tak berbentuk.
Tak hanya kendaraan roda dua, truk Hino kontainer pun mengalami kerusakan signifikan. Truk tersebut terperosok ke sisi kanan badan jalan.
Kerasnya guncangan bahkan membuat boks kontainer bagian belakang terlepas dari sasis dudukan kendaraan.
Korban EK mengalami luka yang sangat fatal, di antaranya patah tulang parah pada area tangan dan kaki, serta retak berat pada bagian tengkorak kepala.
Nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.
Di sisi lain, sopir truk kontainer, NL, selamat dari maut dan hanya mengalami luka lecet pada bagian wajah, tangan, serta kaki.
Meski menderita cedera ringan, NL dilaporkan dalam kondisi sadar dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Mendapat laporan dari warga setempat, personel dari Polsek Batang Tarang langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Petugas segera melakukan penanganan darurat, mulai dari olah TKP, mengatur arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan, hingga mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Batang Tarang.
Selain itu, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat serta mendata saksi-saksi di lokasi guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Kapolsek Batang Tarang, Ipda Miskun, menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab utama terjadinya kecelakaan maut tersebut.
“Kami telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian di lokasi kejadian, mulai dari pengamanan TKP, evakuasi korban, hingga pengumpulan alat bukti. Penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami melalui proses penyelidikan agar seluruh fakta dapat terungkap secara objektif,” ungkap Ipda Miskun.
Menyikapi musibah ini, Kapolsek Batang Tarang mengimbau secara tegas kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar selalu mengedepankan aspek keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
Jalur antar-kecamatan di Kabupaten Sanggau dikenal memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi akibat medan jalan serta dominasi kendaraan bertonase besar.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik pengemudi maupun kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian," imbaunya.
Kepolisian berharap tragedi ini menjadi evaluasi bersama bagi seluruh pengendara agar senantiasa berdisiplin di jalan raya guna menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mencegah jatuhnya korban jiwa di wilayah hukum Polres Sanggau. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.