Sleman (ANTARA) - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh meminta aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), agar aktif memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi dan konten positif guna memperkuat penjenamaan lembaga (institutional branding) daerah.


​"ASN Sleman yang jumlahnya lebih dari 12.000 orang punya peran besar untuk membangun institutional branding. Kuliner, produk UMKM, hingga prestasi daerah diviralkan," kata Zudan saat memberikan arahan kepada para ASN di Sleman, Senin.


​Zudan menyampaikan apabila satu konten atau video dari dinas terkait diunggah ulang oleh seluruh pegawai, maka akan ada belasan ribu berita positif yang tersebar di dunia maya mengenai potensi Sleman, seperti salak pondoh, produk UMKM, hingga potensi wisata lokal.


​Langkah serupa juga diimbau untuk diterapkan oleh sekitar 6,7 juta orang ASN di seluruh Indonesia agar ekosistem digital nasional diisi oleh narasi-narasi pembangunan yang optimistis.







​Selain optimalisasi media sosial, Zudan menekankan pentingnya peningkatan produktivitas, pencapaian target kinerja, kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), serta penguatan meritokrasi. BKN juga mempermudah pemutakhiran data mandiri ASN, termasuk pencantuman gelar pendidikan dan profesi baru melalui layanan digital SIASN dan ASN Digital.


"Kita harus naik kelas. Standarnya ditingkatkan, target kinerjanya segera dicapai, dan berkompetisilah dengan diri masing-masing untuk memberikan pelayanan publik yang adaptif," ujarnya.


​Dalam kesempatan yang sama, Zudan turut mengapresiasi capaian Pemkab Sleman yang berhasil menekan angka kemiskinan hingga pada angka enam persen, berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai delapan persen, serta upaya penurunan angka anak tidak sekolah dan penanganan tengkes (stunting).


"Kinerja Pemkab Sleman sangat bagus. OPD harus membantu menyukseskan program bupati," katanya.







​Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyambut positif arahan tersebut. Ia menegaskan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti imbauan promosi potensi daerah di media sosial.


​Harda menyebutkan pihak Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sleman telah menyiapkan setidaknya lima konten per hari yang dapat disebarluaskan oleh para pegawai.


​Ia menambahkan bahwa keaktifan ASN dalam mendukung program daerah dan promosi publik ini nantinya dapat diintegrasikan dengan indikator maupun kontrak kinerja pegawai.


​"Iya, sangat positif. Itu kan dari Kominfo sudah disampaikan, satu hari ada lima konten. Berarti kan sudah langsung ditindaklanjuti," kata Harda.