Jakarta -

Cairan merah yang keluar dari steak sering dikira darah. Ternyata, cairan itu berasal dari air dan protein myoglobin yang ada di dalam jaringan otot daging.


Steak merupakan olahan daging favorit banyak orang, apalagi jika daging disajikan dengan tingkat kematangan yang pas.


Namun, ada satu hal yang kerap membuat orang salah paham. Cairan merah yang terlihat di piring sering dianggap sebagai darah dari daging.




Dilansir dari laman Steak School, (8/9/2026), anggapan tersebut ternyata tidak tepat. Cairan merah yang keluar dari steak bukanlah darah, meski tampilannya memang sangat mirip.






A fork pierces a juicy, succulent grilled fillet steak, grilled medium rare.Cairan berwarna merah pada steak kerap dianggap sebagai darah. Foto: Getty Images/RapidEye

Dijelaskan, hampir seluruh darah hewan sudah dikeluarkan saat proses pengolahan daging. Jadi, cairan merah yang muncul ketika steak dipotong memiliki asal yang berbeda.


Cairan tersebut merupakan campuran air dan protein yang terdapat di jaringan otot daging. Protein yang membuatnya tampak merah disebut sebagai myoglobin.


Myoglobin memiliki kemiripan dengan hemoglobin yang terdapat dalam darah. Keduanya juga mengandung zat besi yang dapat berubah menjadi merah ketika terkena oksigen.


Kandungan tersebut yang membuat warna daging sapi terlihat merah. Semakin banyak kandungan myoglobin dalam jaringan otot, warna daging dan cairannya bisa terlihat semakin gelap.





Sliced medium rare grilled Steak Ribeye with french fries on serving board block on wooden backgroundFaktanya cairan tersebut merupakan campuran air dan myoglobin alami pada daging sapi. Foto: iStock

Kandungan myoglobin juga dipengaruhi usia hewan ketika disembelih. Hewan yang lebih tua umumnya memiliki jaringan otot dan myoglobin lebih banyak.


Proses memasak juga memengaruhi warna myoglobin. Ketika terkena panas, protein tersebut mengalami perubahan sehingga warna merahnya perlahan menjadi lebih gelap.


Semakin lama steak dimasak, semakin banyak kelembapan yang hilang dari daging. Myoglobin pun ikut mengalami perubahan akibat paparan panas tersebut.


Cairan merah juga bisa lebih banyak terlihat ketika steak langsung dipotong setelah matang. Pasalnya, panas membuat cairan terdorong menuju bagian tengah daging.


Jadi, steak sebaiknya tidak langsung dipotong setelah diangkat dari wajan. Biarkan daging beristirahat selama sekitar lima menit sebelum disajikan. Proses ini kerap disebut resting.











Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.