Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Pujie Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kepanikan pecah di Dusun Temulawak, Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Kamis (10/9/2026) siang lalu.
Api tiba-tiba muncul dari bagian atap gudang salah satu rumah warga.
Baca juga: Harga Tembakau Jombang Sedang Tinggi, Rajangan Kering Tembus Rp42.000 per Kilogram
Dalam waktu singkat, kobaran api semakin sulit dikendalikan hingga akhirnya melanda tiga rumah.
Kasi Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Jombang, Syamsul Bahri mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui pemilik rumah, sekitar pukul 13.40 WIB.
Saat itu, pemilik rumah melihat adanya titik api dari bagian atap gudang.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri.
Namun, usaha ini tidak berlanjut karena api semakin membesar dan warga tidak berani mendekat.
"Salah seorang warga kemudian menghubungi Call Center Damkar Jombang," ucap Syamsul kepada TribunJatim.com, Jumat (11/9/2026).
Laporan tersebut diterima petugas sekitar pukul 13.58 WIB.
Tak ingin api semakin meluas, petugas langsung mengerahkan dua unit fire pumper truck dari Damkar Jombang dan Pos Damkar Mojoagung.
Dua unit truk suplai air juga diberangkatkan untuk mendukung proses pemadaman.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.14 WIB, dan langsung berjibaku menjinakkan kobaran api.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
Penanganan akhirnya dinyatakan selesai sekitar pukul 15.30 WIB.
Dari pendataan sementara, rumah yang terdampak masing-masing berukuran sekitar 12x14 meter.
Beruntung, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas sehingga tidak terus meluas.
"Total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp500 juta," ungkapnya.
Hingga kini, penyebab pasti munculnya api belum disampaikan.
Petugas terkait masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar BPBD Jombang dibantu Pusdalops PB, AGISENA, Polsek Peterongan, Koramil Peterongan, perangkat Desa Kebontemu, serta warga setempat.
"Petugas sampai hari ini masih melakukan pendataan," pungkasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.