TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG LOE - Sebanyak 70 kepala keluarga (KK) atau sekitar 300 jiwa di Dusun Luppung, Desa Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengalami krisis air bersih saat kemarau.
Warga mengeluhkan air sumur yang masih tersedia terasa asin.
Sementara sebagian besar sumur warga lainnya mulai mengering.
Kondisi tersebut telah dirasakan warga selama beberapa hari terakhir.
Dirgantara, warga Manyampa, mengatakan perubahan kondisi air mulai dirasakan sejak kemarau, Agustus lalu.
"Sejak kemarau air bersih yang warga konsumsi terasa asin," kata Dirgantara, Selasa (15/9/2026).
Dusun Luppung berada di kawasan dekat pantai.
Kondisi tersebut disebut menjadi salah satu penyebab air sumur warga terasa asin.
Krisis air tidak hanya terjadi karena air sumur berubah rasa.
Sebagian sumur warga juga sudah tidak lagi memiliki persediaan air.
Polisi Salurkan Air
Kondisi tersebut mendapat respons dari jajaran Polres Bulukumba dan Polsek Ujung Loe.
Kasat Samapta Polres Bulukumba AKP Sabri bersama Kapolsek Ujung Loe AKP Arifuddin memimpin pendistribusian air bersih ke Dusun Luppung.
Dua kendaraan dikerahkan dalam distribusi tersebut, yakni satu unit mobil water canon dan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar).
Petugas kemudian membantu warga mengisi air ke berbagai wadah penampungan yang tersedia di rumah.
Wadah tersebut antara lain drum, ember, baskom hingga jeriken.
Sabri mengatakan distribusi dilakukan untuk membantu warga yang terdampak kekurangan air selama kemarau.
"Pendistribusian air bersih ke warga agar beban mereka berkurang di tengah kemarau ini," kata Sabri.
Ia juga mengimbau warga menghemat penggunaan air bersih dan menjaga sumber air yang masih tersedia.
Selain kepolisian, personel Damkar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba turut terlibat dalam penanganan kekurangan air bersih.
Lima Kecamatan Terdampak
Krisis air bersih akibat kekeringan saat ini dilaporkan terjadi di lima kecamatan di Kabupaten Bulukumba.
Kelima wilayah tersebut yakni Kecamatan Bontobahari, Ujung Loe, Ujung Bulu, Gantarang dan Bontotiro.
Dusun Luppung menjadi salah satu wilayah yang mendapat distribusi air karena warga menghadapi dua kondisi sekaligus, yakni sebagian sumur mengering dan air dari sumur yang masih tersedia terasa asin.
Bagi sekitar 70 KK atau 300 jiwa di wilayah tersebut, distribusi air dilakukan dengan mengisi langsung wadah penampungan warga menggunakan kendaraan dikerahkan petugas. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.