TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP - Distribusi air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, terus dilakukan Perumda Tirta Saromase.
Pada Selasa (15/9/2026), sebanyak 4.800 liter air bersih disalurkan ke warga Watang Pulu.
Volume tersebut naik dua kali lipat dibanding distribusi sebelumnya yang hanya 2.400 liter.
Direktur Utama Perumda Tirta Saromase, Andi Hindi Tongkeng, mengatakan penambahan pasokan dilakukan karena semakin banyak warga yang terdampak kekeringan dan ketersediaan air bersih mulai berkurang.
"Tidak dijatah, sesuai dengan penampungnya saja," kata Andi Hindi saat dihubungi Tribun-Timur.com melalui pesan WhatsApp, Selasa.
Artinya, distribusi air tidak dihitung berdasarkan jumlah anggota keluarga dalam satu rumah.
Jumlah air yang diterima warga menyesuaikan kapasitas wadah penampungan yang tersedia di rumah masing-masing.
Watang Pulu Punya 38.601 Penduduk
Kecamatan Watang Pulu memiliki luas wilayah 151,31 kilometer persegi dan terdiri dari 10 desa/kelurahan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidenreng Rappang dalam Kecamatan Watang Pulu Dalam Angka 2024, jumlah penduduk Watang Pulu pada 2023 mencapai 38.601 jiwa.
Dengan luas tersebut, Watang Pulu menjadi salah satu wilayah yang cukup luas di Kabupaten Sidrap.
Kawasan ini berada sekitar 6,7 kilometer dari kantor Perumda Tirta Saromase di Jalan Ressang, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae.
Untuk menjangkau warga terdampak, petugas mengangkut air menggunakan mobil pikap yang membawa dua tandon.
Setibanya di lokasi, air dialirkan melalui pipa dari tandon menuju wadah penampungan milik warga.
Petugas Perumda Tirta Saromase yang mengenakan seragam biru terlihat melayani pengisian secara langsung ke penampungan warga.
Pasokan Naik dari 2.400 Liter
Penambahan volume distribusi menjadi 4.800 liter dilakukan setelah pasokan sebelumnya sebesar 2.400 liter.
Perumda menyebut peningkatan tersebut berkaitan dengan bertambahnya warga yang terdampak kekeringan serta berkurangnya pasokan air yang tersedia.
Distribusi dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan Perumda Tirta Saromase.
Sistem pembagian tidak menggunakan ukuran jumlah anggota keluarga.
Warga yang memiliki kapasitas penampungan lebih besar dapat menerima air sesuai kapasitas wadah yang tersedia.
Sementara kebutuhan air untuk rumah tangga tetap bergantung pada ketersediaan sumber air masing-masing warga.
Perumda Tirta Saromase masih menyalurkan air bersih ke wilayah yang mengalami keterbatasan air selama kondisi kekeringan berlangsung. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.