BANJARMASINPOST.CO.ID - Wajah Nikita Mirzani bakal muncul di bioskop bulan depan, kondisinya di balik sel tahanan diungkap keluarga.

Penampilan akting Nikita Mirzani bakal bisa disaksikan publik di bioskop.

Film yang turut dibintanginya berjudul Beautiful Pain diagendakan tayang di layar lebar pada Bulan Oktober 2026.

Sayangnya, Nikita tak bisa ikut bersama para pemeran lainnya dalam tur promosi film tersebut.

Ia kini masih mendekam di balik sel penjara setelah terseret kasus dugaan pemerasan dan pencucian uang.

Situasi ini rupanya membuat Nikita merasakan situasi kontradiktif.

Nikita disebut merasa senang sekaligus sedih.

Hal ini diungkap oleh kakak Nikita, Edwin Agustinus Ray.

"Senang sekaligus sedih ya karena tadi lazimnya kan executive producer menemani saat filmnya dipromosikan ke mana pun," ujar Edwin kepada awak media, dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (18/9/2026).

Menurut Edwin, Nikita sebenarnya ingin bisa ikut mendampingi perjalanan promosi Beautiful Pain, termasuk apabila film tersebut menggelar road show ke sejumlah kota.

"Kalau bisa road show-nya ke beberapa kota," lanjutnya.

Kendati demikian, Nikita disebut merasa senang karena film yang turut digarapnya sebagai executive producer tersebut akhirnya dapat diperkenalkan kepada masyarakat.

"Kalau ditanya senang atau tidak ya, senang tapi campur sedih juga karena senang ini akhirnya kita bisa mempromosikan," kata Edwin.

Meski tidak dapat hadir secara langsung, Nikita berharap Beautiful Pain bisa diterima dengan baik oleh masyarakat.

Terlebih, film tersebut membawa pesan yang dinilai dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menurut Edwin, salah satu isu utama yang diangkat dalam film tersebut adalah perjuangan perempuan dalam menghadapi trauma.

Ia menyebut persoalan yang tidak terselesaikan dapat berubah menjadi trauma ketika terus melekat dalam hati seseorang.

"Terutama perempuan yang struggling karena yang lagi memerangi traumanya."

"Karena kan masalah itu pada akhirnya bisa jadi trauma ya ketika dia nempel terus ke dalam hati, terbawa dan orang itu tidak bisa selesai dengan masalah itu akhirnya terus terbawa," tuturnya.

Baca juga: Keinginan Andre Taulany Jika Resmi Beristri Amanda Rigby, Singgung Perihal Anak

Karena itu, Edwin menuturkan bahwa tema besar Beautiful Pain adalah tentang keberanian untuk menghadapi dan melawan trauma.

"Makanya film ini mengusung tema besarnya sebenarnya kalau menurut saya itu fight the trauma, lawan traumanya," ujar Edwin.

Beautiful Pain merupakan film yang mengangkat isu trauma dan perjuangan perempuan dalam menghadapi persoalan hidup.

Film tersebut juga menjadi salah satu proyek yang melibatkan Nikita Mirzani sebagai executive producer.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 22 Oktober 2026 dan menghadirkan sejumlah pemain, di antaranya Raihaanun, Baim Wong, Jajang C. Noer, Tarra Budiman, Dimas Aditya, Siti Fauziah, Sha Ine Febriyanti, Anantya Kirana, dan Evano Zyan.

Di tengah persiapan penayangan film tersebut, Nikita masih menjalani hukuman penjara dalam perkara pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan dokter Reza Gladys.

Nikita sebelumnya divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hukuman tersebut kemudian diperberat menjadi enam tahun penjara di tingkat banding dan tetap berlaku setelah permohonan kasasinya ditolak Mahkamah Agung.

Ia kini masih menantikan hasil dari upaya peninjauan kembali (PK) yang diajukannya ke Mahkamah Agung.

Situasi tersebut membuat Nikita tidak dapat hadir langsung dalam agenda promosi Beautiful Pain.

Kondisi di Balik Sel Tahanan

Kondisi terkini Nikita Mirzani diungkap oleh sang kakak, Edwin Augustinus Ray.

Edwin memastikan, Nikita dalam kondisi sehat dan baik di dalam penjara.

"Kalau kondisi terakhir alhamdulillah sehat baik," ungkap Edwin kepada awak media, dikutip dari Tribunnnews.com, Kamis (17/9/2026).

Pada kesempatan itu, Edwin sekaligus meminta doa terbaik untuk penyelesaian kasus adiknya.

Dirinya menyebut tim kuasa hukum tengah berjuang mencari keadilan agar Nikita bisa segera dibebaskan.

"Alhamdulillah doain ya, mudah-mudahan ada hasil terbaik dari upaya yang sedang dilakukan oleh tim penasihat hukum," ujar kakak kandung Nikita itu.

Disinggung aktivitas yang dijalani oleh Nikita di dalam penjara, Edwin membenarkan adiknya yang belakangan disibukkan dengan banyak kegiatan positif.

Ketika menjenguk, Nikita pun disebutnya selalu bercerita mengenai apa yang dilakukannya selama di penjara.

"Kalau pas datang pasti dia cerita 'Kemarin gue habis ini itu'."

"Dan overall kondisinya baik, so far menjalani dengan baik lah," bebernya.

AKTIVITAS DI TAHANAN - Kolase Nikita Mirzani di Rutan Pondok Bambu, dicapture Kamis (13/8/2026).
AKTIVITAS DI TAHANAN - Kolase Nikita Mirzani di Rutan Pondok Bambu, dicapture Kamis (13/8/2026). (Instagram/@nikitamirzanimawardi_172)

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnnes.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.