Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, JEPANG — Perusahaan-perusahaan manufaktur kecil di Prefektur Aichi semakin mengandalkan pekerja asing di tengah sulitnya merekrut tenaga kerja muda Jepang. 

Di Maruhachi Tent Shokai, produsen tenda dan struktur berbahan membran di Nagoya, 10 dari 25 pekerjanya merupakan warga asing.

Mengutip buku karya jurnalis Tadashi Shinohara yang terbitkan belum lama ini, empat dari 10 pekerja asing di perusahaan itu berstatus peserta pelatihan teknik dan enam lainnya merupakan karyawan. 

Pekerja asing bahkan memimpin bagian penjahitan dan pengelasan, dua proses utama dalam pembuatan produknya.

Baca juga: Asian Games 2026 Jepang Diwarnai Masalah Bus hingga Akomodasi, Atlet dan Wartawan Keluhkan Layanan

“Tanpa pekerja asing, operasi kami tidak akan berjalan,” kata Presiden Maruhachi Tent Shokai, Hitoshi Sato, sebagaimana dikutip dalam laporan tersebut. 

Perusahaan yang berdiri pada 1951 itu telah merekrut tenaga asing selama sekitar 20 tahun.

Ketergantungan serupa terlihat di Meiyu Sansho, perusahaan pengolah logam di Kota Komaki. 

Perusahaan tersebut mulai merekrut pekerja asing setelah kesulitan mendapatkan tenaga muda Jepang, terutama lulusan bidang teknik. 

Kini, sejumlah karyawan asing turut menangani perbaikan proses pabrik dan pemantauan rencana usaha.

Aichi, yang menjadi pusat industri manufaktur Jepang, memiliki 357.800 penduduk asing pada akhir 2025 menurut angka yang dikutip laporan itu. 

Jumlahnya menempati urutan ketiga di Jepang setelah Tokyo dan Osaka. Jumlah pekerja asing di prefektur tersebut juga disebut naik dari 175.119 orang pada 2019 menjadi 249.076 orang pada 2025.

Pemerintah Aichi membuka pusat dukungan penerimaan tenaga kerja asing pada April 2025 untuk membantu perusahaan dalam perekrutan, pengelolaan ketenagakerjaan, dan penyesuaian pekerja di tempat kerja. 

Dalam bursa kerja daring yang ditujukan kepada calon pekerja di Indonesia dan Vietnam, sebanyak 805 peserta dari Indonesia dan 128 peserta dari Vietnam mengikuti kegiatan yang melibatkan 10 perusahaan Aichi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pekerja asing tidak hanya mengisi kekurangan tenaga kerja di pabrik-pabrik Aichi, tetapi juga mulai memegang peran penting dalam pengelolaan produksi.

Diskusi  beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.