TRIBUNNEWS.COM - Stroke merupakan kondisi medis serius yang terjadi akibat gangguan pembuluh darah di otak secara mendadak.

Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan sel otak hingga menimbulkan kecacatan, seperti kelumpuhan, gangguan bicara, dan kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari.

Dokter Spesialis Neurologi dari RS Hermina Solo, dr. Yetty Hambarsari, Sp.N(K)., M.Kes, menjelaskan bahwa stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu atau ketika pembuluh darah di otak pecah.

"Stroke itu adalah gangguan pembuluh darah otak yang terjadi secara tiba-tiba atau mendadak," jelas dr. Yetty kepada jurnalis TribunHealth.com, Ahmad Nur Rosikin, dalam wawancara virtual dalam program HEALTHY TALK di Kantor Tribunnews.com Solo, Klodran, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, stroke dapat menyebabkan defisit neurologis atau gangguan fungsi saraf.

Gejalanya antara lain kelemahan pada salah satu sisi tubuh, mulut mencong, kesemutan, hingga gangguan bicara.

Kenali Dua Jenis Stroke

Secara umum, stroke terbagi menjadi dua jenis, yakni stroke iskemik atau stroke sumbatan dan stroke hemoragik atau stroke perdarahan.

Stroke iskemik terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah ke otak tersumbat.

Akibatnya, jaringan otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup sehingga sel-sel otak berisiko mengalami kerusakan.

Baca juga: Mengapa Pasien Stroke Bisa Mengalami Gangguan Bicara? Ini Penjelasan Terapis Wicara

Sementara itu, stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan.

Kondisi ini dapat menimbulkan gejala berupa sakit kepala, kelemahan anggota gerak, serta gangguan bicara.

Kedua jenis stroke tersebut membutuhkan penanganan medis segera.

Karena itu, masyarakat perlu mengenali tanda-tandanya agar pasien dapat memperoleh pertolongan secepat mungkin.

Waspadai Gejala Stroke dengan Metode FAST

Salah satu cara untuk mengenali gejala stroke adalah menggunakan metode FAST, yang terdiri dari Face, Arm, Speech, dan Time.

Face berarti memperhatikan perubahan pada wajah. Salah satu tanda stroke adalah senyum yang tidak simetris atau mulut yang tampak mencong ke salah satu sisi.

Arm berarti memeriksa kekuatan lengan. Pasien stroke dapat mengalami kelemahan pada salah satu sisi tubuh sehingga kesulitan mengangkat atau menggerakkan lengannya.

Speech berkaitan dengan gangguan bicara. Penderita mungkin berbicara pelo, kesulitan mengucapkan kata-kata, atau mengalami gangguan memahami bahasa.

Sementara itu, Time mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan medis ketika menemukan tanda-tanda tersebut.

"Kalau menemukan face-nya, arm-nya, speech-nya mengalami gangguan, segeralah ke rumah sakit," tegas dr. Yetty.

Selain tanda-tanda tersebut, stroke juga dapat ditandai dengan kebas atau kesemutan pada satu sisi tubuh dan gangguan penglihatan yang muncul secara mendadak.

Sakit kepala berat juga perlu diwaspadai, terutama jika disertai gejala neurologis lainnya.

Jangan Menunggu Gejala Hilang

Dr. Yetty menjelaskan, sebagian pasien dapat mengalami gejala sementara sebelum terjadi stroke.

Kondisi ini dikenal sebagai transient ischemic attack (TIA), yaitu gangguan aliran darah ke otak yang menimbulkan gejala neurologis sementara.

Gejalanya dapat berupa kelemahan anggota gerak, kebas pada satu sisi tubuh, atau gangguan penglihatan yang kemudian membaik.

Meskipun gejala menghilang, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele karena dapat menjadi tanda peringatan adanya risiko stroke.

Masyarakat sebaiknya tidak menunggu gejala muncul kembali atau mencoba mengatasi kondisi tersebut sendiri di rumah.

Pasien perlu segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Mengapa Pasien Stroke Harus Cepat Dibawa ke Rumah Sakit?

Kecepatan penanganan sangat menentukan upaya menyelamatkan jaringan otak dan mengurangi risiko kecacatan.

Semakin lama aliran darah ke otak terganggu, semakin besar potensi kerusakan yang terjadi.

Dr. Yetty menjelaskan bahwa pasien dengan stroke sumbatan yang memenuhi kriteria medis dapat memperoleh terapi trombolisis, yakni pemberian obat untuk melarutkan bekuan darah.

Terapi tersebut umumnya memiliki jendela waktu hingga 4,5 jam sejak gejala stroke mulai muncul.

Namun, penggunaannya harus melalui pemeriksaan dokter dan pencitraan otak untuk memastikan jenis stroke serta kelayakan pasien.

"Jadi, golden period ini berkaitan dengan pemberian trombolisis. Jadi obat yang disuntikkan," jelasnya.

Terapi trombolisis tidak digunakan untuk stroke perdarahan karena dapat memperburuk perdarahan.

Oleh sebab itu, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit agar dokter dapat menentukan diagnosis dan penanganan yang tepat.

"Semakin cepat dibawa ke rumah sakit, mau itu stroke perdarahan, mau itu stroke sumbatan, ini akan bisa menyelamatkan otak, mengurangi kerusakan yang ada di otak," ungkap dr. Yetty.

Pasien Stroke Masih Memiliki Peluang untuk Pulih

Stroke dapat menimbulkan kecacatan, tetapi bukan berarti pasien tidak memiliki peluang untuk pulih.

Menurut dr. Yetty, sebagian pasien dapat mengalami pemulihan fungsi secara signifikan, baik setelah mendapat penanganan akut maupun melalui rehabilitasi.

Pemulihan dilakukan sesuai kondisi dan kemampuan pasien.

Latihan dapat dimulai dari aktivitas sederhana, seperti melatih posisi duduk dan keseimbangan, kemudian dilanjutkan dengan latihan kekuatan anggota gerak hingga berjalan jika memungkinkan.

Program rehabilitasi perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien dan dilakukan dengan arahan tenaga medis, termasuk dokter rehabilitasi medik.

Karena itu, keluarga perlu memberikan dukungan dan tidak langsung berputus asa ketika pasien mengalami kelemahan setelah stroke.

"Jadi sebenarnya stroke bisa dicegah dan apabila sudah terkena stroke, insyaallah bisa ditangani," tutur dr. Yetty.

Hal terpenting yang perlu diingat adalah jangan panik ketika menemukan seseorang dengan gejala stroke. Segera kenali tanda-tandanya dan bawa pasien ke rumah sakit tanpa menunda pertolongan.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.