TRIBUNNEWS.COM - Aktris sekaligus selebgram Erika Carlina pasang badan memberikan pembelaan kepada sahabatnya, Rachel Vennya, usai dituding tone deaf atau kurang peka terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Seperti diketahui, bencana karhutla hingga kini masih terus melanda beberapa wilayah di Indonesia, terutama di Pulau Kalimantan.

Gelombang kritik tersebut bermula dari sebuah unggahan di platform Threads.

Di mana warganet menuding sejumlah figur publik bermassa besar, termasuk Rachel Vennya dan Fuji yang dinilai terkesan abai pada persoalan sosial yang krusial.

“Iya giliran TikTok joget-joget aja mau lakuin, giliran bantu suara kalian susah yah?!!!! @fuji_an @rachelvennya tolong dibantu dong, kalian kan apa-apa fyp kalau bikin sesuatu yang enggak penting. Ini se-penting ini loh saudara kalian kok kaya buta gitu yah?!” tulis akun @ghea dalam utas tersebut. 

Meski Rachel Vennya sudah memberikan klarifikasi dan menegaskan telah menyalurkan donasi, gelombang sentilan dari warganet tak lantas reda.

Tak terima sahabatnya terus dipojokkan, Erika Carlina pun turun tangan menyampaikan pembelaannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @ericarl. 

Ibu satu anak tersebut mengawali pesannya dengan mengajak publik untuk menyudahi perdebatan di media sosial. 

"Jangan berantem masalah ini terus ya temen temen," ujar Erika Carlina, dikutip Tribunnews, Selasa (13/10/2026). 

Ia kemudian mengingatkan bahwa setiap orang memiliki cara tersendiri dalam menyalurkan bantuan. 

"Bentuk bantuan orang itu berbeda-beda, ada yang ingin terlihat ada pula yang tidak," katanya. 

Baca juga: Bantah Tuduhan Tone Deaf dari Bencana Karhutla, Rachel Vennya Akui Sudah Buka Donasi: Ini Caraku

Pemeran film tersebut menguraikan bahwa rekam jejak seseorang di dunia digital memang dapat dinilai oleh publik. 

"Kami punya jejak digital kebaikan dan keburukan yang bisa kalian cari," tulisnya. 

Namun, ia menegaskan tidak semua aksi atau pertolongan harus dipublikasikan ke hadapan umum. 

"Tapi ada pula yang tidak bisa kami tunjukkan karna ada maksud dan tujuan tertentu," jelas Erika. 

Mengakhiri unggahannya, Erika mengimbau masyarakat untuk memfokuskan energi pada upaya pemberian bantuan serta penyebaran informasi terkait kondisi terkini korban karhutla. 

"Yuk fokus bantu temen-temen kita disana, sebarkan info keadaan disana," serunya. 

Ia pun menutup pembelaannya dengan ucapan terima kasih dan rasa rendah hati. 

"Makasih dan maaf ya," tutup Erika. 

Bantah Tuduhan Tone Deaf dari Bencana Karhutla, Rachel Vennya Akui Sudah Buka Donasi

Menanggapi tuduhan tone deaf atau kurang peka terhadap situasi bencana tersebut, Rachel Vennya telah buka suara. 

Janda dua anak ini menegaskan bahwa dirinya telah mengambil langkah nyata dengan membuka galang dana serta berdonasi langsung guna membantu masyarakat yang terdampak.

Wanita berusia 31 tahun tersebut pertama-tama menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian publik sekaligus mengabarkan bahwa ia telah membuat galang dana dan menyalurkan donasi secara pribadi.

“Kak thank you for speaking up ya, aku udah bikin laman donasi dan berdonasi semampunya yang insya Allah aku ikhlas dan berguna, bismillah ya,” tulis Rachel lewat cuitan di akun Threadsnya, dikutip Tribunnews, Selasa (13/10/2026). 

Selanjutnya, Rachel menjelaskan kendala teknis pembuatan halaman baru di platform galang dana karena hambatan komunikasi para relawan di lapangan.

Baca juga: Rachel Vennya Klarifikasi soal Live Bareng Inka usai Diserbu Fans Azizah Salsha: Murni Urusan Kerja

"Kalau kakak mau donasi di platform kitabisa aku juga sangat bisa ini halaman page aku saat gempa tp dr pihak kitabisa blm bisa bikin laman baru krn relawan masih berada di sana dan susah sulit signal," sambungnya.

Lebih lanjut, ia pun menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa terjun secara langsung sebagai relawan ke lokasi bencana sebagaimana yang pernah ia lakukan di masa lalu.

"Maaf belum bisa kembali jd relawan keluar kota spt dulu krn satu dan lain hal. Maaf ya aku cm bisa bantu seperti ini caranya," tegas mantan istri Oky Kinantara tersebut.

Ia juga mengakui keterbatasan pemahamannya mengenai detail kondisi di lokasi, sembari menekankan bahwa setiap orang memiliki cara tersendiri dalam memberikan bantuan.

"Aku minta maaf aku gak 100 persen paham keadaan di sana dan buat aku as a person, aku selalu mencoba membantu tp pastinya selalu semampu aku, dan caranya pasti beda2 kak," jelasnya.

Menurut pandangannya, sekecil apa pun bentuk bantuan dan doa yang diberikan tetap memiliki nilai berarti bagi para korban.

"Menurutku berdoa & berdonasi sekecil apapun itu sudah sangat membantu mereka krn kurleb aku udh sering jd relawan walaupun mmg bukan relawan yg bnr2 ngertiii dan paham, kdg aku dtg untuk merasakan dan mengasah empati aku terhdp sesama," tambah Rachel.

Mengakhiri penjelasannya, Rachel secara rendah hati mengakui segala kekurangan dirinya dan berharap masyarakat mau membukakan pintu maaf atas segala kekhilafannya.

"Di luar itu aku tau aku jg jauh dari baik. Tolong yg kurang2nya kalo berkenan kiranya dimaafkan ya," pungkasnya.

Baca juga: Okin Tak Hadiri Acara Kelulusan Anak, Rachel Vennya: Lagi Sibuk Kerja Mungkin

(Tribunnews.com, Rinanda) 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.