TRIBUNBULUKUMBA.COM, GANTARANG - Hujan sempat turun di sebagian wilayah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/10/2026).

Hujan turun menjelang Salat Duhur warga di daerah tersebut. 

Namun waktunya singkat. Meski singkat warga petani di sejumlah daerah yang diguyur hujan daerahnya bersyukur.

"Kami bersyukur hujan sudah tiba, meski singkat tapi semoga ini awal dari datangnya musim hujan," kata seorang petani di Bontoraja, Ahmad.

Di Bontonyeleng juga sempat dilaporkan daerah itu diguyur hujan.

Warga berdoa di daerah itu agar hujan segera turun.

Pasalnya Kabupaten Bulukumba sudah tiga bulan lebih dilanda kemarau. 

Atas dampak kekeringan, petani kurang yang menanam.

Penyebabnya tanaman palawija layu karena kemarau panjang. 

Di wilayah Kecamatan Gantarang ada sebagian petani yang sudah mulai mengggarap tanahnya. 

Ada yang sudah mempersiapkan menanam palawija seperti kacang-kacangan dan jagung. 

Bulukumba dilanda kemarau sejak bulan Agustus hingga akhir Oktober ini.

Dampak lain yang ditimbulkan lebih dari 80 objek kebakaran.

Ribuan jiwa masyarakat krisis air bersih hingga saat ini.

" Ada sumber air yang tadinya tak pernah kering kini mengalami kekeringan, ini karena kerasnya kemarau ditamba el nino," kata Kepala BPBD Bulukumba, Andi Hasbullah. 

Ia mengajak masyarakat untuk dapat bijak memakai air bersih. 

Sebab dampak kemarau semakin meluas titiknya di Bulukumba. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.