TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Momen turunnya harga emas di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dimanfaatkan sebagian masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk membeli perhiasan dan menambah investasi logam mulia.
Penurunan harga yang terjadi pada akhir pekan ini dinilai menjadi kesempatan emas untuk menambah koleksi perhiasan sekaligus berinvestasi jangka panjang.
Salah seorang pembeli, Hamida, mengaku sangat senang saat mengetahui harga emas sedang melandai dibanding hari sebelumnya.
Baca juga: Harga Emas Turun di Padang, Hamida dan Winda Manfaatkan Momen untuk Beli Perhiasan
"Harga emas yang turun, ini tentu kabar gembira bagi kami, atau saya yang ingin beli gelang," kata Hamida saat ditemui TribunPadang.com, Sabtu (24/10/2026).
Sambil tertawa, Hamida mengungkapkan prinsip sederhana masyarakat dalam membeli emas perhiasan.
Ia mengaku selalu memantau pergerakan harga agar bisa membeli saat sedang miring dan menjualnya kembali ketika melonjak tinggi.
"Maklum, kita mau beli mau murah, jual nantik harga mahal," ucapnya diselingi tawa.
Baca juga: Kualitas Udara Masih Tidak Sehat, Kegiatan CFD Padang Minggu 25 Oktober 2026 Ditiadakan
Menurut Hamida, menyimpan aset dalam bentuk emas baik berupa emas batangan Antam maupun perhiasan merupakan langkah investasi yang sangat cerdas untuk jangka panjang.
Ia menilai kecenderungan harga emas yang terus naik dari tahun ke tahun membuat nilainya relatif stabil dan aman dari ancaman inflasi.
"Untuk investasi emas, baik Antam atau perhiasan, tentu sangat bagus, apalagi jangka panjang. Soalnya harga emas terus melaju," tambah Hamida.
Senada dengan Hamida, warga lainnya bernama Winda juga memanfaatkan momentum ini untuk menyisihkan sebagian uang dinginnya.
Winda memilih mengalokasikan tabungannya ke dalam bentuk perhiasan cincin emas yang dinilainya praktis dan memiliki nilai ekonomis tinggi.
"Ada rezeki sedikit, jadi disimpan dulu dalam bentuk perhiasan cincin," ujar Winda.
Bagi Winda, perhiasan emas bukan sekadar pemanis penampilan sehari-hari, melainkan instrumen tabungan darurat yang paling handal.
Ia merasa tenang jika memiliki simpanan emas karena mudah dicairkan kembali menjadi uang tunai sewaktu-waktu membutuhkan biaya mendesak.
"Jika nantik kepepet sekali baru dijual lagi, dan ini sangat membantu," tuturnya.
Berdasarkan pantauan langsung TribunPadang.com di kawasan Pasar Raya Kota Padang pada Sabtu (24/10/2026), aktivitas transaksi di sejumlah toko emas tampak cukup bergairah.
Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi pembeli adalah Toko Emas Murni di Pasar Raya Padang.
Karyawan Toko Emas Murni, Dani, membenarkan adanya penurunan harga emas jika dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.
Baca juga: Banjir Rendam 23 Rumah di Padang Pariaman, Satu Lepau Warga Hanyut
"Harga emas turun dari hari kemarin, kisarannya sekitar Rp100 ribu saameh," ungkap Dani saat ditemui di lokasi toko.
Dani merincikan, saat ini harga emas perhiasan dijual pada angka Rp5.500.000 saameh (satuan lokal setara dengan 2,5 gram emas).
Ia menegaskan bahwa patokan harga tersebut belum termasuk biaya pembuatan atau upah perhiasan.
Sementara itu, untuk pembelian dalam satuan gram, Toko Emas Murni mematok harga sebesar Rp2.200.000 per gramnya.
Selain harga jual, nilai buyback atau harga buyback kembali oleh pihak toko juga mengalami penyesuaian.
"Untuk buyback saat ini berada di angka Rp5.350.000 saameh," jelas Dani.
Saat ditanya mengenai pemicu fluktuasi harga di pasaran, Dani mengaku tidak dapat memastikan secara detail faktor utamanya.
Baca juga: 250 Guru Madrasah di Padang Ikuti Ngopi UIN Imam Bonjol, Bahas Tantangan Mengajar di Era AI
Namun, menurut pengetahuan umum di perdagangan emas, perubahan harga sangat bergantung pada dinamika perekonomian global.
"Untuk alasan harga emas turun saya tidak tahu pasti. Biasa kenaikan dan penurunan harga emas dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti geopolitik, inflasi tinggi, dan penguatan dolar AS," terangnya.
Dani juga menambahkan, di tengah pergerakan harga saat ini, mayoritas konsumen yang datang ke Toko Emas Murni lebih berminat membeli jenis perhiasan tertentu.
"Untuk transaksi saat ini dominan masyarakat membeli cincin dan gelang," tutup Dani. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.