Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemain Persis Solo berusaha cepat beradaptasi menyusul pergantian juru taktik yang terjadi dalam tiga laga terakhir kompetisi Pegadaian Championship League 2026/2027.

Bek Persis Solo Andrean Benyamjn Rindorindo mengakui, pergantian pelatih dalam waktu singkat membuat pemain harus menyesuaikan diri, terutama dalam hal komunikasi di dalam tim.

Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut bukan masalah besar bagi pemain profesional. Menurutnya, para pemain harus bisa menyikapi masa transisi tersebut dengan baik agar tetap kompak dalam menjalani pertandingan.

"Soal pergantian caretaker bukan jadi masalah ya, cuma sedikit berganti saja soal komunikasi. Itu kan masa transisi, kita jadi pemain harus cepat beradaptasi," jelas Andrean dalam sesi jumpa pers usai laga.

Diketahui, Persis Solo telah mengalami tiga kali pergantian juru taktik dalam tiga laga terakhir.

Posisi Caretaker Berganti

Ricky Nelson yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala digantikan Nurcholis Majid sebagai caretaker saat Persis bertandang ke Sidoarjo untuk menghadapi Deltras FC pada pekan lalu.

Selanjutnya, pada laga kandang melawan RANS Nusantara FC, Sabtu (24/10/2026), posisi caretaker diisi Dedi Guzmawan.

Baca juga: Kompak Cegah Banjir! Warga Kelurahan Kabupaten Klaten Tengah Gotong Royong Bersihkan Kali Lunyu

Perbedaan gaya kepelatihan dari ketiga sosok tersebut menjadi salah satu hal yang perlu disikapi para pemain.

Andrean menegaskan, seluruh pemain akan berusaha menjaga kekompakan sembari membangun komunikasi yang lebih baik dengan staf pelatih.

"Bukan masalah yang besar, kita terus kompak ke depannya. Komunikasi antara pelatih dan pemain lebih lancar lagi, tentu yang saya harap seperti itu," pungkas dia. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.