TRIBUNNEWS.COM - Perceraian antara konten kreator asal Medan, Sumatera Utara, Wardatina Mawa dengan pengusaha di bidang kuliner, Insanul Fahmi sudah diresmikan oleh Pengadilan Lubuk Pakam sejak Juli 2026.
Pasca 3 bulan berpisah, nampaknya Insanul belum memenuhi kewajibannya untuk membayar nafkah anak. Yang sebelumnya telah diputuskan pihak pengadilan Rp3 juta per bulan.
Selain itu, pria yang disebut masih jadi suami siri selebgram Inara Rusli ini, juga belum memenuhi nafkah Iddah dan mut'ah untuk Mawa.
Untuk diketahui, Insanul diwajibkan membayar nafkah selama masa tunggu (iddah) sebesar Rp 30 juta kepada Mawa dan membayar kenang-kenangan/penghibur pasca-perceraian (mut'ah) sebesar Rp 46,2 juta, sesuai putusan pengadilan.
Ditunggu hingga kini, ketiga nafkah tersebut belum tak kunjung dipenuhi oleh Insanul.
Bahkan akta cerai Insanul juga belum diambil dan masih berada di pengadilan.
Sudah pasrah dengan mantan suami terkait nafkah anak, Mawa pun pilih mengambil sikap legawa.
Seolah wanita 26 tahun tersebut, menyadari kesulitan yang dihadapi mantan suami.
Alih-alih menuntut, Mawa malah memberikan doa untuk kelancaran rezeki pria yang sudah memberinya seorang putra dari pernikahan 6 tahun tersebut.
"Katanya dia lagi berusaha ya, kita doakan saja semoga rezekinya dia lancar. Sehingga dia bisa memenuhi kewajiban itu," lanjutnya.
"Kalau memang itu hak anak alangkah baiknya dipenuhi, itu kewajiban. Kalaupun emang nggak dipenuhi its oke aku nggak terlalu menuntut," jelasnya lagi.
Baca juga: Momen Canggung Ketemu Insanul Fahmi Lagi di Ultah Anak, Wardatina Mawa: Nggak Mau Tatap Muka
Bahkan terkait nafkah anak Rp3 juta per bulan sesuai kesepakatan dan keputusan pengadilan, Mawa ikhlas jika nantinya menerima nominal lebih sedikit dari itu.
Ia juga menyadari bahwa nafkah anak merupakan bentuk kewajiban sang ayah kepada putranya.
"Kalau dari permintaan pengadilan kan Rp3 juta ya, seberapa pun (mau ngasih) juga boleh asalkan nggak kosong aja," tandasnya.
Ditemui dalam kesempatan berbeda, pihak Insanul diwakili kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto buka suara soal kliennya yang belum memenuhi kewajiban nafkah anak, mut'ah dan iddah.
Merasa hal ini sudah jadi sorotan publik, Tommy meminta harusnya masalah nafkah dibicarakan secara privat dan damai.
Ditambahkan Tommy, hal itu untuk menghindari adanya kesalahpahaman.
"Saya rasa ini harus dibicarakan masing-masing secara damai-damai ya, untuk masalah anak ya, tentunya bukan masalah lain.
"Jadi nanti enggak salah paham," ujar Tommy kepada awak media, dikutip Minggu (25/10/2026).
Pihaknya juga menyebut kondisi keuangan Insanul sedang dalam masalah.
"Kondisinya lagi ekonomi lagi tidak baik-baik aja, cuma kan kita enggak pernah tahu nanti," tuturnya.
Melihat kondisi sekarang, pihaknya tengah mencari jalan keluar lewat perbincangan damai.
"Jadi jangan juga menjadikan itu sebagai masalah, gitu kan," tandasnya.
Baca juga: Wardatina Mawa Singgung Masalah Nafkah, Kuasa Hukum Insanul Fahmi: Harus Dibicarakan Secara Damai
(Tribunnews.com/Ayu)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.