TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi tengah bersiap menaikkan status kesiapsiagaan seiring terjadinya peralihan musim kemarau ke musim penghujan.
Kepala Pelaksana BPBD Cimahi, Fithriandy Kurniawan mengatakan, status kesiapsiagaan bencana akan diterapkan paling lambat pertengahan bulan November 2026.
“Sekarang sudah mulai terlihat peralihan cuaca, hujan lebat juga sudah turun beberapa hari ini, kami kemarin sudah rapat koordinasi di Pemprov (Jabar) dan status kesiapsiagaan, siaga darurat bencana sudah siap, nanti awal November atau pertengahan kita keluarkan,” kata Fithriandy, Kamis (29/10/2026).
Fithriandy mengungkapkan, hujan lebat yang mengguyur Cimahi telah berdampak pada peristiwa longsor di wilayah Cibeber.
Selain longsor, wilayah Cimahi dinilai rawan terhadap banjir saat musim penghujan.
"Kami terima laporan di 3 lokasi berbeda kerusakan rumah akibat diterjang hujan deras, diduga karena struktur rumah sudah lapuk."
"Juga ada tebing longsor di salah satu perumahan di wilayah Cibeber sampai 2 kali kejadian," ungkapnya.
Baca juga: Bogor Status Siaga Hujan Lebat, BMKG Peringatkan Potensi Banjir dan Longsor di Jabar
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan mitigasi secara mandiri jelang masuk musim penghujan.
Mitigasi mandiri dilakukan dengan memerhatikan kondisi tempat tinggal maupun lingkungan sekitar.
Hal itu dilakukan untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi.
"Diharapkan warga periksa kondisi rumah, khususnya struktur bangunan rumah pada bagian atap atau dinding yang berpotensi rapuh dan rawan rusak diterjang angin kencang atau hujan lebat."
"Segera lakukan perbaikan darurat jika ditemukan kerusakan," tandasnya.(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.