Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Camat Ranto Peureulak, Aceh Timur, Mahyuddin, meminta Kementerian Pertanian membangun embung di Desa Seumali.

Permintaan itu disampaikan karena lahan sawah warga di kawasan tersebut tidak memiliki sumber air untuk pengairan.

"Sawah milik masyarakat di kawasan ini tidak ada sumber air yang dapat dialiri, kecuali dengan membangun embung," kata Mahyuddin, Minggu  (1/11/2026).

Menurut Mahyuddin, disela perbukitan sekitar desa sebenarnya terdapat sumber air yang sudah hampir membentuk embung alami. Warga juga menyebut adanya mata air di lokasi itu.

Namun, air tersebut belum bisa dimanfaatkan untuk mengairi sawah tanpa pembangunan embung.

"Kalau dimaksimalkan dan dibangun embung, semua sawah di kawasan ini bisa dialiri," ujarnya.

Baca juga: VIDEO Konten Kreator Juju Onyol, Semarakkan Media Edukasi Jurnalis Aceh Timur

Pernyataan itu disampaikan Mahyuddin saat mendampingi Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementan RI, Dr. drh. Agus Susanto, M.Si, meninjau sawah warga di Desa Seumali.

Kunjungan tersebut dilakukan seusai Panen Perdana Padi PM AAS oleh kelompok tani di Desa Bhom Lama, Kecamatan Ranto Peureulak, pada hari yang sama.

Selain Camat, Keuchik Seumali Zulfahmi turut mendampingi peninjauan. Ia membawa rombongan melihat sawah warga yang kerap gagal panen karena kekurangan air.

Kunjungan ke Seumali sebenarnya tidak masuk dalam agenda rombongan Kementan.

Meski demikian, Agus Susanto dan timnya bersedia turun langsung ke area persawahan di pedalaman desa itu, termasuk meninjau lokasi sumber air yang berpotensi dibangun embung. (*)

 

 

 

 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.