SURYA.co.id, PAMEKASAN - Suporter Madura United akhirnya bisa memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaannya saat menjamu Arema FC pada pekan kesembilan Super League 2026/2027.
Setelah sempat diputuskan berlangsung tanpa penonton, pertandingan tersebut kini diperbolehkan dihadiri suporter tuan rumah.
Laga Madura United melawan Arema FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (6/11/2026) malam.
Perubahan keputusan tersebut disampaikan langsung Club Security Officer Madura United, Sapto Wahyono, Rabu (4/11/2026).
Menurut Sapto, keputusan itu diambil setelah manajemen melakukan koordinasi ulang dengan pihak keamanan.
Langkah tersebut juga tidak lepas dari inisiatif aliansi suporter Madura Bersatu.
"Setelah melalui pertimbangan panjang serta inisiatif dari aliansi suporter Madura Bersatu, manajemen telah berkoordinasi kembali dengan pihak keamanan," kata Sapto Wahyono.
"Hasilnya, pertandingan antara Madura United melawan Arema FC dipastikan dapat dihadiri suporter tim tuan rumah, dan tetap tidak bisa dihadiri oleh suporter tim tamu," tambahnya.
Sebelum keputusan terbaru tersebut keluar, pertandingan Madura United kontra Arema FC sempat dipastikan berlangsung tanpa penonton, baik suporter tuan rumah maupun tim tamu.
Keputusan awal itu didasarkan pada rekomendasi Kapolres Pamekasan.
Sapto sebelumnya menjelaskan, manajemen menjadikan rekomendasi kepolisian sebagai rujukan dalam menentukan kebijakan penyelenggaraan pertandingan.
"Hasil rekomendasi Kapolres Pamekasan, laga home Madura United lawan Arema diselenggarakan tanpa penonton, baik penonton home maupun penonton away," ujar Sapto.
Ia menegaskan, rekomendasi tersebut merupakan kewenangan Polres Pamekasan sehingga harus dihormati oleh seluruh pihak.
Keputusan awal tersebut sempat mengejutkan karena empat pertandingan kandang Madura United sebelumnya selalu berlangsung dengan kehadiran penonton.
Empat tim yang pernah bertandang ke markas Madura United musim ini adalah Persijap Jepara pada 6 September 2026, PSIM Yogyakarta pada 18 September 2025, Bhayangkara FC pada 16 Oktober 2026, dan Persib Bandung pada 22 Oktober 2026.
Perubahan kebijakan ini mendapat respons positif dari kalangan suporter Madura United.
Inisiatif aliansi suporter Madura Bersatu menjadi salah satu bagian dari proses koordinasi ulang yang dilakukan manajemen dengan pihak keamanan.
Sapto pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah mendukung proses tersebut.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang telah mendukung dan mengawal proses ini. Mari bersama-sama kita jaga 'rumah' kita," pungkasnya.
Kabar diperbolehkannya suporter tuan rumah hadir di stadion disambut gembira pendukung Madura United.
Ahmadi, salah satu suporter Madura United asal Pamekasan, mengaku menyambut baik perubahan keputusan tersebut.
Menurutnya, suporter Madura United hanya ingin memberikan dukungan kepada tim kebanggaan saat bertanding di kandang sendiri.
"Kami menyambut baik, apalagi sejatinya suporter Madura United tidak ada masalah dengan suporter manapun. Kami hanya ingin memberi dukungan pada tim kebanggaan," kata Ahmadi.
Senada dengan Ahmadi, Umam juga berharap kehadiran suporter bisa memberikan semangat tambahan bagi pemain Madura United.
"Kami tidak mau tim kebanggaan berjuang sendirian. Apalagi ini bermain di kandang sendiri," tambah Umam.
Dengan keputusan terbaru tersebut, suporter tuan rumah kini bisa kembali memenuhi stadion untuk memberikan dukungan langsung.
Meski demikian, suporter Arema FC tetap tidak diperbolehkan hadir di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.