SURYA.co.id - Jumlah penumpang kapal PELNI yang berangkat melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencapai 217.862 orang sepanjang Januari hingga Oktober 2026.

Angka tersebut meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero Cabang Surabaya mencatat, jumlah penumpang pada Januari hingga Oktober 2025 sebanyak 199.948 orang.

Dengan demikian, terjadi peningkatan jumlah penumpang sebanyak 17.914 orang pada tahun ini.

Kepala Cabang PT PELNI Surabaya, Roni Abdullah, mengatakan jumlah penumpang tertinggi tercatat pada April 2026, yakni mencapai 45.548 orang.

“Terjadi kenaikan sebesar 9 persen,” kata Roni Abdullah saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (4/11/2026).

Tiga Kapal dengan Jumlah Penumpang Tertinggi

Roni mengungkapkan, wilayah Surabaya disinggahi 14 kapal penumpang, satu kapal perintis, dan empat kapal barang.

Dari 14 kapal penumpang tersebut, terdapat tiga kapal yang memberikan kontribusi jumlah penumpang tertinggi.

“Di antaranya KM Labobar, KM Sinabung, dan KM Dorolonda,” ungkap Roni.

Roni merinci, selama Januari hingga Oktober 2026, jumlah penumpang masing-masing kapal tersebut mencapai puluhan ribu orang.

KM Labobar mengangkut 25.373 penumpang, disusul KM Sinabung sebanyak 22.862 penumpang, dan KM Dorolonda sebanyak 22.685 penumpang.

Jadwal Kapal PELNI Tersedia hingga 60 Hari ke Depan

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT PELNI (Persero), Ditto Pappilanda, mengatakan pihaknya terus mengedukasi calon penumpang agar membeli tiket jauh-jauh hari melalui kanal penjualan resmi.

Saat ini, jadwal keberangkatan kapal PELNI sudah tersedia hingga 60 hari ke depan. Dengan begitu, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan tanggal untuk merencanakan perjalanan.

"Sekarang jadwal kapal PELNI sudah tersedia hingga 60 hari ke depan, jadi tanggal pilihan berlayar sudah semakin banyak. Semoga masyarakat bisa memanfaatkan ini untuk merencanakan perjalanannya jauh hari," ucap Ditto.

Selain mengimbau masyarakat memesan tiket lebih awal, Ditto juga mengingatkan calon penumpang agar berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengaku melayani penjualan tiket kapal PELNI.

"Jangan mudah percaya kepada akun media sosial yang menyerupai atau menggunakan identitas logo PELNI ataupun petugas PELNI dan mengaku menjual tiket kapal PELNI,” tuturnya.

Ia menyarankan masyarakat membeli tiket melalui aplikasi PELNI Mobile atau kanal digital resmi lainnya.

"Baik lewat Instagram, Facebook maupun Tiktok. Usahakan membeli tiket di aplikasi PELNI Mobile atau channel digital lainnya yang bisa dicek di akun resmi Instagram di @pelni162," tutup Ditto.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.