TRIBUNPRIANGAN.COM - Persoalan hukum menuntut kemampuan untuk menilai fakta dan berpikir kritis. Bagi praktisi hukum, aparatur pemerintahan, dan profesional, pengalaman kerja perlu ditunjang dengan pengetahuan hukum yang terus diperbarui. Melanjutkan pendidikan magister menjadi salah satu pilihan untuk mempertajam kemampuan tersebut sekaligus mendukung pengembangan karier.
Program Magister Ilmu Hukum Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STHB) menawarkan pendidikan lanjutan bagi lulusan sarjana yang ingin memperdalam keilmuan dan mengembangkan kemampuan analisis hukum. Perkuliahan diarahkan untuk menghubungkan pemahaman teori dengan persoalan yang dihadapi dalam praktik.
Kepala Program Magister STHB, Dr. Walter Wanggur, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kurikulum program tersebut dirancang dengan memadukan landasan teoretis dan kajian praktik yang relevan dengan perkembangan hukum.
Menurut Dr. Walter, pendalaman ilmu hukum diperlukan untuk membantu mahasiswa memahami persoalan secara lebih menyeluruh. Melalui kajian akademik, pengalaman yang diperoleh dalam pekerjaan dapat ditelaah dengan dasar teori dan argumentasi hukum yang lebih terarah.
Program Magister STHB menyediakan tiga Bidang Kajian Utama (BKU), yakni Hukum Pidana, Hukum Bisnis, dan Hukum Administrasi Negara. Mahasiswa dapat menentukan fokus studi sesuai dengan minat akademik maupun bidang pekerjaannya.
Program ini terbuka bagi lulusan sarjana bidang hukum maupun nonhukum. Calon mahasiswa dapat berkonsultasi mengenai penerimaan melalui jalur reguler maupun Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Melalui skema RPL, capaian pembelajaran dari pengalaman kerja atau pelatihan yang relevan dapat diajukan untuk mendapatkan pengakuan akademik. Jumlah satuan kredit semester (sks) yang diakui mengikuti hasil asesmen dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Ketua STHB, Dr. Mas Putra Zenno J., S.H., M.H., menilai pendidikan magister merupakan salah satu pilihan bagi lulusan sarjana dan praktisi untuk meningkatkan kompetensi dalam menghadapi persoalan hukum di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Untuk memastikan tujuan tersebut, penyelenggaraan Program Magister STHB didukung tenaga pengajar yang memiliki pengalaman di bidangnya. Menurutnya, proses pembelajaran perlu memberi ruang bagi diskusi dan pengembangan pemikiran kritis.
Program ini juga menawarkan biaya pendidikan yang terjangkau dengan mekanisme pembayaran bertahap. Perkuliahan dilaksanakan pada Jumat dan Sabtu melalui kombinasi pembelajaran luring dan daring, dengan jadwal yang mendukung mahasiswa yang bekerja.
Ia menambahkan, mahasiswa berkesempatan menyelesaikan studi dalam tiga semester atau sekitar 1,5 tahun. Masa tempuh tersebut mengikuti kemajuan akademik masing-masing mahasiswa, termasuk penyelesaian perkuliahan dan tesis.
Penyelenggaraan program magister menjadi bagian dari perjalanan STHB dalam pendidikan hukum. Secara keseluruhan, hingga 2026, STHB telah menghasilkan 8.294 lulusan dari jenjang sarjana dan magister.
Informasi mengenai program, jalur penerimaan, dan biaya pendidikan dapat diperoleh melalui Sekretariat Program Magister STHB di Jalan Cihampelas Nomor 8, Kota Bandung, telepon (022) 4203236 atau hotline 0838 2034 2454. Informasi juga tersedia melalui laman pmb.sthb.ac.id dan Instagram @sthbofficial.*
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.