Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Aceh pada 7 hingga 8 November 2026. Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang.
Prakirawan BMKG, Nasyithaha Az-zahra Lubis, menyampaikan bahwa cuaca di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya diprakirakan berawan hingga hujan ringan.
"Kondisi cuaca di Aceh diprakirakan bervariasi. Pada pagi hari cuaca cenderung berawan, sedangkan pada sore hingga malam hari terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat," ujar Nasyithaha kepada Serambi, Jumat (6/11/2026).
Berdasarkan peringatan dini BMKG, pada Sabtu, 7 November 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, Langsa, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, dan Nagan Raya.
Selanjutnya, pada Minggu, 8 November 2026, potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang diprakirakan terjadi di Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, Pidie Jaya, Subulussalam, dan Simeulue. Adapun potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang perlu diwaspadai di Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, dan Nagan Raya.
Selain cuaca daratan, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi gelombang laut. Tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Sabang-Banda Aceh, perairan Aceh Besar-Meulaboh, serta perairan selatan Simeulue pada periode 7 hingga 10 November 2026.
Baca juga: BMKG Prakirakan Cuaca Sabang Berawan hingga Cerah Berawan Hari Ini Jumat, 6 November 2026
BMKG turut mengingatkan nelayan agar berhati-hati saat melaut. Perahu nelayan berisiko terhadap keselamatan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Sementara kapal tongkang perlu mewaspadai kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Di sisi lain, berdasarkan pemantauan hingga pukul 16.00 WIB, BMKG mencatat satu titik panas di wilayah Kabupaten Bireuen, tepatnya Kecamatan Gandapura.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di Aceh. "Masyarakat juga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, serta terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG," pungkasnya.(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.