TRIBUNSTYLE.COM - "Pantai Karang Payung di Paranggupito, Wonogiri: Surga tersembunyi yang sempurna untuk libur Lebaran 2025, dengan pesona alam yang memukau!"
Berada di pesisir selatan Jawa Tengah, Wonogiri menyimpan sejumlah pantai eksotis dengan panorama yang memukau.
Dari sekian banyak, Pantai Karang Payung yang terletak di Dusun Dringo, Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito, merupakan salah satu yang wajib dicoba.
Pantai Karang Payung layak disebut sebagai "surga tersembunyi" berkat keindahan alamnya yang masih alami dan jarang terjamah wisatawan, berbeda dengan pantai populer lainnya di Wonogiri seperti Pantai Nampu.
Di sini, pengunjung bisa menikmati pemandangan tebing karang yang menjulang tinggi serta hamparan pasir putih yang begitu menenangkan.
Pantai ini dikelola oleh paguyuban warga setempat. Misro, salah seorang anggota paguyuban, mengatakan bahwa Pantai Karang Payung sering ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat liburan.
"Di sini banyak yang suka ngecamp juga," ujarnya. Untuk masuk, pengunjung hanya perlu membayar tiket parkir sebesar Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 bagi yang ingin berkemah, dengan fasilitas persewaan alat camping yang tersedia.
Untuk mencapai pantai, pengunjung harus melalui jalan sempit selebar satu meter yang melintasi ladang warga.
Meski aksesnya sedikit menantang, perjalanan ini memberikan pengalaman tersendiri bagi para petualang.
"Jalan cor ini baru dibangun pada 2024, sebelumnya pengunjung harus berjalan kaki dari tempat parkir," ungkap Misro. Meskipun bagi pengunjung yang membawa kendaraan roda empat harus berjalan kaki sejauh 500 meter, semua itu terbayar lunas begitu tiba di pantai.
Di pantai ini, suasana masih terasa sangat alami dan privat, karena tidak ada bangunan di kawasan bibir pantai.
Warung-warung yang ada pun terletak di atas tebing. Meskipun fasilitas di sana terbatas, seperti tidak adanya listrik dan internet, pengunjung tetap bisa menikmati suasana tenang dengan toilet yang selalu terjaga kebersihannya.
Pantai Karang Payung berjarak sekitar 70 km dari pusat Kabupaten Wonogiri, yang bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1,5 jam.
Bagi yang berangkat dari Solo, wisatawan bisa menggunakan transportasi umum seperti TransJateng atau KA Batara Kresna, lalu melanjutkan perjalanan sekitar 1,5 jam dengan kendaraan pribadi.
Bagi pengunjung seperti Yogi Putranto, seorang warga Kecamatan Selogiri, keindahan Pantai Karang Payung tak bisa dilewatkan begitu saja. "Pantainya bagus, berpasir putih dan masih bersih karena belum terlalu ramai," ungkapnya.
Jadi, jika Anda mencari tempat liburan yang masih asri dan jauh dari keramaian, Pantai Karang Payung adalah pilihan tepat untuk Anda nikmati, apalagi saat libur Lebaran 2025 nanti.
( TribunStyle.com/ Solo.tribunnews.com/ Hadyan )
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.