Kiprah Jay Idzes di Venezia mendapat pujian dari media Italia. Bek Timnas Indonesia itu dianggap mumpuni sebagai kapten I Lagunari.


Jay Idzes mulai mengembang kapten tim Venezia sejak awal tahun ini. Dia menggantikan posisi Joel Pohjanpalo yang memutuskan pindah ke klub Serie B, Palermo.


Masa-masa sulit dilalui Jay Idzes sejak menjadi kapten Venezia. Timnya belum pernah menang di Liga Italia sejak terakhir kali mengalahkan Cagliari 2-1.






Venezia menelan 5 kekalahan dan 7 kali imbang dalam 12 pertandingan sejak kalender berganti ke 2025. Pasukan Eusebio Di Francesco juga cuma bisa bikin 6 gol selama periode itu.


Hasil-hasil buruk mengantarkan Venezia berkutat di papan bawah klasemen Serie A. Venezia berada di urutan ke-19 dengan 20 poin.




Media Italia Tuttomercatoweb menyalahkan lini serang Venezia yang tumpul atas hasil-hasil buruk itu. Venezia dianggap melempem dan sudah tak bisa mencetak gol dari open play selama 62 hari.


Di satu sisi, Tuttomercatoweb mengapresiasi kehadiran Jay Idzes sebagai kapten Venezia. Bek 24 tahun itu dianggap mampu memotivasi rekan setimnya di dalam dan luar lapangan.



"Jika kebangkitan dipercayakan pada kekompakan pertahanan, simbolnya adalah kapten Idzes. Semakin memperlihatkan tak hanya menjadi pemimpin di lapangan, tetapi juga di luar lapangan," tulis Tuttomercatoweb dalam artikel yang terbit 30 Maret 2025.


"Dia muncul di konferensi pers dengan bahasa Italia yang mengejutkan (dalam sesi jumpa media sebelumnya dia memilih bantuan penerjemah), serta menjelaskan di ruang ganti dia memberi tahu semua orang untuk tetap mengangkat kepala karena dia percaya pada mereka. Seorang bek yang semakin menjadi kategori yang berbeda," jelasnya.


Performa dan kualitas Jay Idzes di Venezia membuat dirinya masuk radar tim-tim papan atas Italia. Inter Milan dan Juventus kabarnya berminat merekrutnya di bursa mendatang.











Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.