Batu ginjal merupakan sebuah kondisi ketika endapan material dari garam atau mineral membentuk kristal dan mengeras di saluran kemih. Beberapa zat kimia yang dapat membentuk batu ginjal adalah kalsium, oksalat, dan asam urat.


Batu ginjal bisa berada di sepanjang saluran kemih, mulai dari ginjal, ureter (saluran urine dari ginjal ke kandung kemih), kandung kemih, hingga uretra (saluran urine keluar tubuh).


"Studi menunjukkan kasus pada laki-laki lebih banyak daripada perempuan, rasionya 3:1. Tapi karena faktor risiko gaya hidup seperti obesitas dan kecenderungan pola makan, maka ini rasionya berubah," kata spesialis urologi dr Hilman Hadiansyah, SpU ketika dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.


Ada banyak faktor yang berkaitan dengan masalah batu ginjal. Di antaranya adalah kurang minum air putih, kurang olahraga, obesitas, hingga adanya riwayat masalah serupa di keluarga.


Selain itu, terlalu sering mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung zat pembentuk batu ginjal juga bisa menjadi penyebab. Beberapa di antaranya adalah produk olahan susu, karena produk hewani ini memiliki kandungan kalsium hingga oksalat dan asam urat.







"Faktornya terlalu banyak mengonsumsi bahan makanan yang mengandung garam dan kristal pembentuk batu misalnya kalsium ada di dairy produk seperti keju dan susu," jelasnya.


"Lalu oksalat itu dari daging merah dan protein hewani lain, lalu asam urat itu ada dari jeroan, kacang-kacangan, dan makanan tinggi purin lainnya," sambung dr Hilman.


Perlu diingat, beberapa jenis makanan tersebut tetap memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Hal terpenting adalah menjaga asupannya agar tidak berlebihan dan diimbangi dengan olahraga yang cukup.


Selain makanan-minuman tersebut, dr Hilman menuturkan, konsumsi suplemen vitamin C secara berlebihan juga dapat memicu masalah batu ginjal.


Berikut gejala batu ginjal yang harus diwaspadai:



  • Nyeri pinggang bagian kanan atau kiri yang hilang timbul.

  • Nyeri area selangkangan.

  • Nyeri hebat disertai keringat dingin, mual, dan muntah.

  • Nyeri saat buang air kecil.

  • Urine berwarna merah atau keruh berpasir.

  • Demam apabila ada infeksi.

  • Munculnya passing stone saat berkemih.














Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.