SURYAMALANG.COM, - Gelandang kreatif asal Brasil, Wiliam Marcilio, resmi menanggalkan seragam Persib Bandung untuk memulai karier baru di kasta kedua Liga Korea Selatan (K-League 2) bersama Chungnam Asan.
Kepindahan yang diumumkan pada Jumat (9/1/2026) ini sekaligus menciptakan momen reuni emosional, di mana Wiliam akan kembali berduet dengan mantan rekan setimnya di Arema FC, Charles Lokolingoy.
Kehadiran Wiliam yang sempat memperkuat lini tengah Maung Bandung di ajang ACL 2, kini diharapkan mampu menambah daya dobrak Chungnam Asan mengikuti jejak produktivitas Lokolingoy yang sudah lebih dulu menjadi mesin gol di Korea.
Wiliam Marcilio diumumkan sebagai pemain baru Chungnam Asan melalui Instagram resmi klub.
Baca juga: Prediksi Skor Arema FC Vs Persik Kediri: Siap-siap Tanpa Kekuatan Penuh, Dalberto Masih 60 Persen
"Wiliam, seorang playmaker Brasil, bergabung!," tulis pernyataan Chungnam Asan, Jumat.
"Chungnam Asian FC telah mengontrak Wiliam. William memulai karir profesional di Brasil dan bermain di babak liga divisi 1 Indonesia (Arema FC, Persiv Banzum)" lanjutnya.
"Tolong bersorak untuk Wiliam, yang gerakan lincah dan kontrol bola stabil pada 175 cm" imbuh Chungnam Asan.
Wiliam Marcilio mengaku sumringah bisa bergabung dengan Chungnam Asan.
"Saya sangat senang bisa datang ke Asan dan Chungnam Asan FC," ujar Wiliam.
"Aku ingin membuat sejarah baru bersama di sini," tegasnya.
Dengan bergabung ke Chungnam Asan, Wiliam satu tim dengan mantan pemain Arema FC, Charles Lokolingoy.
Lokolingoy bergabung dengan Chungnam Asan pada Juli 2025. Di Asan, pemain berpaspor Australia itu sudah bermain dalam 19 pertandingan di K-League 2 2025/2026.
Lokolingoy juga produktif dengan mencetak delapan gol dan membuat dua assist. Ia sebelumnya bermain untuk Arema FC selama dua musim.
Baca juga: PEKAN Panas Super League: Jadwal Persib Vs Persija, Arema FC Vs Persik, Persebaya Vs Malut United
Musim 2023/2024, Lokolingoy mencetak 10 gol dan menyumbang dua assist. Pada 2024/2025, ia mencetak 10 gol dan membuat delapan assist.
Wiliam Marcilio pernah bekerja sama dengan Lokolingoy di Arema FC musim 2024/2025. Saat itu, pemain asal Brasil ini tampil dalam 19 laga dan mencetak lima gol.
Wiliam juga menyumbang enam assist untuk Arema FC.
Sementara itu, Wiliam pada musim 2025/2026 adalah pemain yang didatangkan Persib. Ia digadang-gadang sebagai salah satu pemain andalan Maung Bandung.
Baca juga: Modal Horor Persik Kediri Tantang Arema FC: Persib Saja Terjanggal, 3 Laga Kandang Belum Kalah
Akan tetapi di Persib menuntut pemain untuk tampil konsisten mengingat tim bersaing di papan atas klasemen Super League dan serius menghadapi AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.
Wiliam pun hanya mencatatkan tujuh laga Super League dengan 328 menit bermain, dan menyumbangkan dua assist untuk Persib di Super League.
Pemain berusia 29 tahun itu sempat bermain dua laga di babak grup ACL 2.
Terlepas dari kepindahan Wiliam, Persib Bandung kini siap mengambil alih puncak klasemen Super League saat menghadapi Persija Jakarta nanti.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan analisis mengenai penyebab kekalahan rival terdekatnya, Borneo FC dari Persita Tangerang pada laga pekan ke-17 Super League 2025/2026.
Dalam pertandingan pamungkas putaran pertama tersebut, Borneo FC harus menelan kekalahan dengan skor 2-0 dari tuan rumah Persita.
Kekalahan tersebut membuat posisi Borneo FC di puncak klasemen semakin terancam meski untuk sementara masih memimpin.
Anak asuh Fabio Lefundes saat ini mengoleksi 37 poin dari 17 pertandingan yang telah mereka lakoni.
Baca juga: Bojan Hodak Akhirnya Jawab Isu Maarten Paes dan Joey Pelupessy ke Persib Termasuk Federico Barba
Di bawah Borneo FC, Persija Jakarta dan Persib Bandung terus mengintai untuk menggeser Pesut Etam dari puncak klasemen.
Juru taktik Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelaskan, Borneo FC terlihat seperti "kehabisan bensin" pada pertandingan-pertandingan terakhir mereka.
Pelatih berkebangsaan Kroasia itu mengungkapkan salah satu penyebab menurunnya performa Borneo FC adalah jadwal yang tidak proporsional sepanjang putaran pertama.
Menurut Bojan Hodak, Borneo FC terlalu banyak memainkan laga kandang pada awal-awal kompetisi sehingga harus menghadapi jadwal tandang yang padat di akhir putaran pertama.
"Saya pernah bicara beberapa kali, Borneo memang memulai dengan fantastis, tapi dari 12 laga di awal mereka tampil delapan kali di kandang," kata Hodak seperti dilansir Suryamalang dari Tribun Jabar.
"Untuk mereka, tidak mudah ketika harus mulai melakukan perjalanan (laga tandang). Di Eropa itu setiap klub mungkin hanya melakukan perjalanan 1-2 jam," ujar mantan pelatih PSM Makassar tersebut.
Hodak juga membandingkan jarak tempuh perjalanan tandang di Indonesia dengan di Eropa yang jauh berbeda dan dapat mempengaruhi kondisi fisik pemain.
"Di sini (Indonesia), untuk ke Papua itu bisa mencapai 4-5 jam dan jika di Eropa itu seperti terbang dari Portugal ke Kazakhstan," jelas Bojan Hodak.
Jarak perjalanan yang jauh ditambah dengan jadwal pertandingan yang padat membuat Borneo FC kesulitan mempertahankan performa konsisten di akhir putaran pertama.
"Apalagi harus memainkan banyak pertandingan dengan masa jeda yang singkat," ucap Hodak.
Kondisi ini menjadi peluang bagi Persib Bandung untuk merangsek ke posisi puncak klasemen dengan menyalip Borneo FC.
Namun, untuk mencapai ambisi tersebut, Maung Bandung harus terlebih dahulu menghadapi rival abadinya, Persija Jakarta, pada Minggu (11/1/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Menghadapi derbi klasik tersebut, Hodak mengaku tidak perlu memberikan motivasi khusus kepada para pemainnya yang sudah termotivasi dengan sendirinya.
"Suasananya bagus, saya tidak perlu memotivasi mereka, semua pemain sudah termotivasi," kata pelatih berusia 54 tahun itu.
Baca juga: Perangai Wiliam Marcilio di Arema FC Terulang pada Persib Bandung, Bojan Hodak Marah: Saya Pulangkan
Arsitek Maung Bandung tersebut melihat semangat tinggi para pemainnya saat menjalani latihan menjelang pertandingan penting melawan Macan Kemayoran.
"Anda lihat hari ini, semua pemain agresif, semua berlari, semua ingin bermain," kata Hodak dilansir dari laman resmi klub.
Persib Bandung saat ini menempati posisi ketiga klasemen sementara dan berpeluang mengambil alih puncak klasemen jika mampu mengalahkan Persija Jakarta.
Kemenangan dalam laga derbi ini tidak hanya akan menentukan siapa yang memimpin klasemen, tetapi juga memberikan momentum psikologis penting bagi Persib Bandung memasuki putaran kedua kompetisi.
(BolaSport.com/BolaSport.com)